• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kuliner Nusantara

Ikan Kuwe Bakar Seafood 212 Wiro Sableng, Puasnya Berkeringat

6 October
21:40 2019
2 Votes (3)

KBRN, Jakarta : Sudah tertulis 'ikan', ditambah 'kue bakar', dibaca menjadi Ikan Kue Bakar, dengan penulisan yang benar adalah 'Ikan Kuwe Bakar'. Giant Trevally Fish atau ikan trevally besar di Indonesia disebut juga Ikan Kuwe. 

Giant trevally adalah spesies ikan laut besar yang masuk dalam keluarga Jack, Carangidae, dengan salah satu spesies terbanyaknya dikenal sebagai trevally sirip biru, menyebar di seluruh perairan tropis Samudra Hindia dan Pasifik, mulai dari Afrika Timur di barat hingga Amerika Tengah di timur, termasuk Jepang di utara dan Australia di selatan. 

Spesies ikan tersebut tumbuh hingga mencapai panjang maksimum 117 cm dan berat 43,5 kg. Trevally sirip biru atau bluefin trevally mudah dikenali karena sirip biru elektriknya, memiliki moncong runcing dan banyak bintik-bintik biru dan hitam di sisinya. Bluefin trevally mendiami lingkungan pantai seperti teluk, laguna dan terumbu dangkal, serta terumbu lepas pantai, atol dan bomboras. Mereka memang lebih suka perairan dangkal, terlindung, bahkan kerap masuk sampai muara untuk waktu singkat di beberapa lokasi.

Trevally sirip biru adalah ikan predator yang kuat, dengan makanan ikan-ikan kecil hingga burung laut. Spesies ini juga menampilkan beragam teknik berburu mulai dari serangan agresif di tengah laut, penyergapan dari balik terumbu karang dan interaksi mencari makan dengan spesies lain yang lebih besar, dengan cara mengambil setiap item mangsa yang terlewatkan oleh mereka yang lebih besar tersebut. Data perikanan komersial mencatat, hingga 50 ton spesies trevally sirip biru diambil per tahunnya dari Samudera Hindia barat, dan sekitar 700 ton per tahun dari wilayah Hawaii. 

Nelayan Indonesia atau kapal-kapal ikan yang berlayar mencari ikan di Samudera Hindia kerap mendapatkan ikan jenis ini, kemudian dibawa ke pelabuhan, dibeli oleh restoran maupun rumah makan untuk diolah menjadi kuliner ikan kuwe bakar nan lezat, favorit masyarakat Indonesia.

Salah satu restoran seafood yang menawarkan menu ikan kuwe bakar adalah Rumah Makan Seafood 212 Wiro Sableng, di Jalan Bulevar Utara, Kelapa Gading, Blok QA3 Nomor 2-3, Jakarta Utara. 

"Di sini itu sebenarnya sama dengan cara masak ikan bakar di rumah ya. Yang membedakan cuma racikan bumbu rahasianya saja. Kalau dari cara bakar, yang saya tahu selama ini ikannya dibakar dengan bumbu yang dioleskan terlebih dahulu sehingga meresap ke daging ikan saat proses pembakaran. Sambil dibakar, bumbu juga kembali dioleskan perlahan-lahan sampai ikan matang, siap angkat dan siap santap," sebut Novi, seorang pengunjung yang selalu memesan Ikan Kuwe Bakar ala Seafood 212 Wiro Sableng Kelapa Gading, Sabtu (6/10/2019).

Ikan kuwe bakar ala Seafood 212 Wiro Sableng dibakar dengan cara klasik Indonesia, yakni di atas arang atau bara api. Dengan begitu, kulit luarnya garing dan renyah. Ditambah olesan kecap manis dan minyak kelapa atau margarin yang dicampur jadi satu. Menggunakan kuas, bahan campuran tadi dioleskan ke atas tubuh ikan saat proses pemanggangan.

Untuk bumbu halus, secara umum campurannya menggunakan bawang putih, bawang merah, cabai, ketumbar, air asam jawa, kemiri, kunyit, lengkuas dan garam. Dengan semua bumbu tadi, membuat ikan kuwe bakar terasa pedas, manis dan gurih. Karena tulang-tulangnya besar, ikan kuwe dapat dibelah dua tanpa merusak tekstur daging dalamnya. Setelah dibelah dua, bagian dalam dibakar sambil diolesi bumbu. 

Untuk malam ini, Novi datang bersama 3 (tiga) rekannya. Total 4 (empat) orang, dipesanlah 2 (dua) ikan kuwe bakar sebagai menu utama. Sebagai pendamping, dipesanlah beberapa satu porsi kerang dara saos padang, satu porsi udang asam manis, satu porsi cumi goreng tepung, dan satu porsi cha kangkung tauco. Tidak lupa, nasi putih panas serta 5 (lima) jenis sambal dari yang diulek, sambal mentah, sampai sambal kecap.

"Untuk minumnya, karena menu seafood, asiknya memang es kalapa muda dan lemon tea," kata Eddy, rekan Novi menambahkan.

Setelah menunggu selama lebih kurang 40 menit, semua pesanan terhidang di atas meja. Empat orang rekan sekerja itu lantas mulai mengerubuti menu favorit mereka, yakni ikan kuwe bakar. Mencubit daging ikan bakar nan gurih, cocol sedikit ke atas sambal pedas, taruh di atas nasi panas, kemudian santap. Bukan main lezatnya. 

Saat mulai berkeringat karena kepedasan, hisap sedikit es kelapa muda. Begitu nikmat rasanya, hingga tak terasa hanya dalam waktu kurang lebih 30 menit, semua menu di atas meja ludes. Kenyang, puas, berkeringat, dan sekarang saatnya berhitung sebelum pulang. 

Dengan semua menu pesanan, total yang harus dibayar sebesar Rp 503.800 atau setara dengan Rp 125 ribu per orang.

"Wajar dan layak sih mas harga segitu. Tempatnya juga bersih, nyaman, adem. Ikan bakarnya mantap, pelayanannya cepat, rasanya enak, dan juga tidak setiap hari makan ramai-ramai begini. Kami kumpul begini sekali dalam sepekan. Sangat layak Rp 125 ribu per orang," ujar Novi.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00