• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kuliner Nusantara

Kembalikan Kejayaan Durian Pandeglang Melalui Festival Holtikultura

19 February
20:14 2020

KBRN, Pandeglang : Berbagai jenis durian khas Pandeglang,  dipamerkan dalam kegiatan Festival Holtikultura yang dipusatkan di Terminal Cadasari, Rabu (19/2/2020).

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan bisa mengembalikan kejayaan durian Pandeglang dikalangan pecinta durian yang sempat  tenggelam akibat minimnya produk durian unggulan dari Kota Santri. 

Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Pandeglang, Wahyu Widiyanti menuturkan, Festival Holtikultura ini merupakan yang keempat kalinya. Melalui gelaran tersebut, Dinas Pertanian ingin mengembalikan kejayaan Kabupaten Pandeglang yang identik dengan daerah durian. 

"Dengan digelarnya Festival Holtikultura setiap tahunnya, kami ingin mengembalikan kejayaan Kabupaten Pandeglang yang identik dengan daerah durian," kata Wahyu.

Oleh karenanya, sebanyak 10 peserta diikut sertakan untuk menunjukkan kualitas durian lokal terbaiknya. Dari hasil lomba tersebut, nantinya Distan akan mengusulkan tiga durian terpilih ke Kementerian Pertanian agar durian Pandeglang mendapat sertifikasi. 

"Distan akan mengusulkan kepada Kementerian Pertanian untuk di sertifikasi bagi mereka yang menjadi juara festival durian lokal," sebutnya.

Sejauh ini dia menyebut, baru ada dua jenis varietas durian Pandeglang yang meraih sertifikasi dari Kementan. Keduanya yakni durian sepah dan durian si radio. Sementara empat jenis durian lain masih menunggu giliran sertifikasi. 

"Yang juara sebelumnya sedang antre untuk dilakukan sertifikasi karena tahapannya cukup lama. Yang sudah tersertifikasi ada dua, yang sedang proses ada empat, dan hari ini tiga yang akan kita sampaikan untuk di sertifikasi," jelasnya. 

Salah satu durian yang menjadi pemenang adalah durian kanyere. Sang pemilik lisensi, Bedi menyebut, durian kanyere miliknya merupakan durian khas asal Kampung Salam, Kecamatan Kaduhejo. Bahkan Bedi mengklaim, jenis durian ini tidak akan ditemukan di tempat lain lantaran jenis pohon durian kanyere tergolong pohon tua.

"Kalau bibit hanya di Kaduhejo, tidak ada lagi di luar. Soalnya itukan pohon jaman dulu," terangnya. 

Dia menyebut, durian ini memiliki bentuk khas yang kecil. Namun demikian, durian tersebut bercita rasa manis, legit, dan berwarna keemasan. Maka nama durian kanyere, juga dikenal dengan sebutan durian emas.

Sementara Bupati Pandeglang Irna Narulita berharap seluruh durian lokal yang sudah bersertifikasi harus terus dibudidayakan. Dengan begitu, durian lokal Pandeglang ini bisa dikenal diseluruh wilayah indonesia. 

"Kalau sudah disertifikasi tidak ada yang bisa mengklaim walaupun itu ditanam diluar Pandeglang. Silahkan perbanyak agar orang luar juga bisa menanam durian lokal Pandeglang," imbau bupati.

  • Tentang Penulis

    Dendy Fachreinsyah

    Reporter di Stasiun Produksi RRI Banten. Penganut seni berdistorsi.

  • Tentang Editor

    Heri Firmansyah

    Redaktur RRI-Online

00:00:00 / 00:00:00