• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Publik

RSCM Terendam Banjir, Karena Atap Bocor Juga

23 February
20:30 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta: Hujan lebat yang mengguyur Jakarta semalam, berakibat banjir dimana-mana. Salah satunya di sepanjang selasar Departemen Radiologi RSUP dr. Cipto Mangunkusumo. Minggu, (23/2/2020). 

Kabar yang mencuat di media sosial itu berasal dari sebuah video yang direkam oleh akun resmi BPBDJakarta. Dalam video tersebut, terlihat jelas sepanjang selasar terendam genangan air. 

Menurut pantauan RRI di lokasi, kondisi air di depan pintu masuk Departemen Radiologi RSCM sudah surut bahkan tidak ada lagi air yang tergenang, namum kondisi lantai di depan pintu masuk masih terlihat kotor. 

Salah satu petugas kesehatan yang kami temui sore tadi mengatakan, banjir tidak hanya berasal dari genangan air tetapi juga kebocoran pada atap ruangan di beberapa titik. 

"Banjirnya karna genangan air itu sama bocor dari atas," kata salah satu pegawai RSCM yang tidak ingin disebutkan namanya saat di temui RRI di RSUP Cipto Mangunkusumo Jakarta.

Saat ditanyai mengenai apakah ada peralatan medis yang terendam banjir akibat peristiwa ini, pegawai berjenis kelamin wanita itu enggan memberikan tanggapan soal penyebab terjadinya banjir. 

Sementara itu, menurut informasi yang beredar di media sosial, Kepala Pusat Data Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo mengatakan bahwa ada beberapa alat medis yang ikut terendam pagi tadi. 

"Konfirmasi dari @BPBDJakarta bahwa benar #RSCM #DKIJakarta kebanjiran #DKIJakarta @BNPB_Indonesia @BPBDJakarta @KemenkesRI," tulis Agus dalam akun resmi Twitter-nya, @aw3126, Minggu.

"#RSCM banjir di bagian Radiologi Alat yg kebanjiran: Stationary xray ceiling, Fluoroscopy, Mammography, Stationary xray floor, Mobile xray, 2 unit ct scan,1 unit ultra sound ‘accuson’ terendam, Seluruh PACS sistem di ruang baca diduga terendam, 1 unit MRI siemens terendam," lanjut Agus.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00