• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Tanggap Bencana

Dua Jembatan di Jember Rusak Diterjang Banjir

27 February
08:29 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jember : Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Jember mendata ada sebanyak dua jembatan yang mengalami kerusakan akibat luapan aliran sungai besar di Kabupaten Jember.

dua jembatan yang dilaporkan mengalami kerusakan berada di di kawasan Jalur Lintas Selatan (JLS) Desa Paseban, Kecamatan Kencong dan jembatan penghubung  4 desa yang terletak di Desa Jumerto, Kecamatan Patrang.

Plt Kepala BPBD Jember, Muhamad Rofiq Sugiarto kepada RRI mengatakan adanya dampak kerusakan prasarana jembatan yang ditimbulkan pada saat terjadi banjir beberapa waktu lalu, BPBD Jember telah meninjau langsung kondisi di lapangan untuk menentukan langkah langkah penanganan selanjutnya sekaligus berkordinasi bersama dinas terkait.

"Dari hasil pemantauaan langsung di lapangan, kondisi jembatan di kawasan JLS cukup mengalami kerusakan cukup berat, dimana kedua sisi jembatan terputus dan bergeser dari titik awal sehingga tidak dapat dilalui untuk aktivitas masyarakat," ujarnya, Kamis (27/2/2020).

Sedangkan untuk kondisi jembatan penghubung di Desa Jumerto kerusakan terjadi di satu sisi jembatan yang terputus,selain itu beton penyangga jembatan juga telah rusak tergerus luapan air sungai sehingga konstruksi jembatan mengalami kemiringan.

"meski untuk sementara masih dapat dilalui oleh warga dan kendaraan roda dua namun BPBD  menghimbau agar masyarakat ekstra hati-hati saat melintas diatas jembatan karena konstruksi jembatan sangat rawan ambrol dan berbahaya saat terjadi luapan air di aliran sungai kali jompo tersebut," tegasnya.

Rofiq menambahkan dengan kondisi cuaca ektrim yang terjadi saat ini, BPBD Jember juga meminta seluruh jajaran perangkat desa, kelurahan dan kecamatan terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap ancaman bencana alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

"salah satunya untuk meningkat pemantauaan dan imbauan langsung terhadap masyarakat yang bermukim di wilayah rawan bencana alam di 31 kecamatan yang di kabupaten jember," pungkas Rofik.

Rekomendasi Berita
tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00