• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Seputar Rencana Pembangunan Rumah Sakit Khusus Penderita Sakit Infeksi, Termasuk Virus Corona

7 February
08:29 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Pemerintah memang harus serius soal virus Corona. Sebab sudah hampir satu bulan virus Corona menyebar dan belum ada tanda-tanda dapat dihentikan. Selain jumlah korban tewas mencapai lebih dari 500 orang, juga korbannya tidak pandang bulu. Terakhir diwartakan, salah satu korban tewas adalah Dokter Li Wenliang. Ia adalah dokter yang pertama kali mengungkap adanya virus dalam keluarga Corona yang sangat mengkhawatirkan. Bisa menyerang seperti virus SARS.

Jumlah korban hingga lebih dari 500 orang meninggal itu pun sudah ditangani dengan seluruh kemampuan yang dimiliki pemerintah China Tiongkok. Bahkan, mereka mampu membangun rumah sakit khusus dengan kapasitas ribuan pasien dalam tempo tidak lebih dari 10 hari, Rumah Sakit Leishenshan dengan kapasitas 1.600 ranjang dan RS Huoshenshan. Jadi, tatkala Menko Polhukam menyebut akan memilih sebuah pulau untuk bikin Rumah Sakit Khusus penyakit menular, itu bagus. Hanya, jangan cuma jadi wacana. Langsung Aksi.

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, yang juga Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat, mengungkapkan bahwa  tidak mungkin Indonesia bisa bikin rumah sakit secepat dan sebesar itu. Secara berseloroh ia mengatakan, rapat untuk menetukan tempat saja bisa berhari-hari, lalu sosialisasi, lalu menysun RAB, lalu menentukan anggaran, proses lelang, menentukan pemenang, baru dibangun. Lama sekali. Maka, tatkala Menko Polhukam sudah bicara ke publik soal rencana membangun Rumah Sakit penyakit menular, itu hebat dan harus jadi. Jangan sampai kemudian baru gagasan, dan akan dibicarakan dengan Presiden. Lalu dicek ke Menteri Keuangan, ternyata tidak ada amggarannya. Selesailah sudah.

Bersyukurlah kita di Indonesia, bahwa virus Corona itu tidak menyerang kita di tanah air. Apa jadinya bila sampai ada di negeri ini....? Semoga tidak.

Demikian komentar, selamat pagi.

Tentang Penulis

Widhie Kurniawan

Kapuspem RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00