• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Lempar Bangku Buang Masa Lalu, PAN Sudah Terlahir Baru

12 February
07:06 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Selamat pagi Indonesia. Harusnya sih malu, apabila Kongres Nasional suatu partai politik ditandai dengan aksi lempar-melempar kursi.

Apalagi kongres nasional itu dilakukan oleh Partai Amamat Nasional (PAN), sebuah partai yang tokohnya dulu, Amin Rais, menjadi salah satu penggerak reformasi di Tanah Air. 

Karena itu, tatkala Zulkifli Hasan terpilih kembali menjadi Ketua Umum mengalahkan Mulfachri Harahap, ada tugas berat pada pundaknya. Selain untuk membesarkan partai, tapi juga bagaimana mempersatukan kembali seluruh kader partai.

Secara kasat mata, usai pemilihan keduanya memang tanpak kembali bersama, namun hati orang siapa tahu. Posisi PAN dengan perolehan sekitar 7 persen dan tidak masuk dalam Kabinet, jelas merupakan tantangan tersendiri.

Kondisi itu setidaknya bisa jadi dipengaruhi oleh pandangan kebijakan Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amin Rais. 

Pada Pilpres lalu, Amin Rais berada pada pihak Prabowo Subianto. Padahal kala itu, ada kader PAN yang menjadi menteri hingga kemudian mundur karena sikap politik tersebut.

Pada Kongres V PAN di Kendari, Amin Rais dikaitkan dengan dukungan kepada Mukfachri Harahap, dan kalah dalam perebutan posisi ketua umum atas Zulkifli Hasan.

Nah, tantangan paling berat bagi Zulkifki Hasan selanjutnya adalah, apakah PAN masih dalam bayang-bayang Amin Rais, atau lepas dari posisi tersebut?

Ini akan menjadi hal menarik selanjutnya dari PAN, dan banyak orang tahu bagaimana sikap politik Amin Rais. Demikian komentar. Selamat pagi.

Oleh : Widhie Kurniawan/Redaktur Senior RRI
Foto : Ant/Usman

Tentang Penulis

Miechell Octovy Koagouw

Miechell Octovy Koagouw Editor RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00