• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Editorial

Banjir yang Menerjang Jakarta Lagi Sejak Kemarin

26 February
06:11 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Jakarta memang habis-habisan diterjang banjir kembali sejak kemarin. Sebenarnya terjangan tersebut sudah mulai tampak sepekan sebelum ini, akan tetapi banjir serupa awal tahun  baru lalu, kembali menerjang jakarta kemarin. 

Ribuan orang terdampak. Ada yang tidak masuk kantor, tidak masuk Sekolah, perabot rusak, rumah tergenang, hingga beragam lain dampaknya. 

Dalam dua bulan in, sejak satu Januari lalu, sudah beberapa kali banjir melanda ibu kota, dan yang sangat parah adalah banjir awal januari dan banjir kemarin. 

Harusnya, banjir kemarin tidak terjadi separah itu, sebab pemerintah, khususnyan pemerintah DKI Jakarta, punya rentang waktu memperbaiki diri sekitar dua bulan sejak banjir awal januari. Faktanya, banjir makin parah. 

Area Banjir bisa saja disebut bukan saja terjadi di ibu kota Negara, akan tetapi bagaimanapun Jakarta adalah barometer pengelolaan kota. Semua hal dimiliki oleh Pemda DKI, ada anggaran, kewenangan, dan juga sumber daya. 

Bila itu semua tidak dioptimalkan, maka berarti gagal mengelola ibu kota. Warga Jakarta, sejatinya akan ikut kebijakan pemerintah kotanya. Wajar bila zaman Basuki dulu warga melihat ada yang baik dan dinilai sebagai kelebihan sebagai Gubernur DKI. Maka, ketika sekarang warga merasa jadi korban banjir, tentu pantas komplain dan kecewa. 

Karena itu, Anis harusnya fokus dan tampak bekerja bagi kota Jakarta. Tidak usahlah kemudian bermimpi jadi Wakil Presiden, atau bahkan Presiden, seperti yang ramai di survei-survei. 

Kalau Tangerang, Bekasi masih banjir dan Jakarta mrnjadi tidak banjir di zaman Anis, maka berarti dia Gubernur Hebat. 

Tapi faktanya kan beda...  Sudah mau habis jadi Gubernur, banjir sepertinya makin parah.


Komentar disampaikan oleh Widhie Kurniawan, Redaktur Senior RRI

Tentang Penulis

Nugroho

rri.co.id

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00