Influencer Banua, Henny Etzelina Kritisi Pernyataan Edy Mulyadi Tentang Kalimantan

Henny Etzelina

KBRN, Banjarmasin: Beredarnya video pendek di media sosial terkait pernyataan Edy Mulyadi tentang Kalimantan menjadi Ibukota Negara (IKN), sontak membuat ramai warganet. 

Bahkan di media sosial Twitter Kalimantan jadi trending dengan 9 ribu lebih tweet. Hal tersebut tidak lepas dari pernyataan Edy Mulyadi belum lama ini. 

Dikutip dari salah satu akun Twitter. yang membagikan video Edy Mulyadi, pada 22 Januari 2022. Edy Mulyadi menyuarakan terkait dengan IKN atau Ibu Kota Negara yang akan dipindahkan ke Kalimantan.

Menurut Edy Mulyadi bahwa ibu kota negara akan dipindah ke Kalimantan yang disebutnya sebagai tempat jin membuang anak.

"Bisa memahami enggak, ini ada sebuah tempat elite punya sendiri yang harganya mahal," ujar Edy dari video viral tersebut.

Bahkan Edy Mulyadi menyebut pasar bagi Ibu Kota Baru adalah kuntilanak dan genderuwo.

Untuk menguatkan pendapatnya, Edy Mulyadi menanyakan lokasi tempat tinggal dimana rekan yang ada disebelahnya berada.

"Enggak ada, nih sampean tinggal dimana om?" ungkapnya.

"Mana mau tinggal di Gunungsari pindah ke Kalimantan Panajam sana untuk beli rumah disana," sambungnya lagi. 

Edy Mulyadi pun menertawai salah satu orang memberikan suaranya dan berteriak bahwa hanya monyet yang mau menjadi warga Ibu Kota Baru.

"Gua mau jadi warga Ibu Kota Baru, mana mau," ujarnya.

"Hanya monyet," teriak seorang pria yang tidak tau keberadaanya.

Menanggapi Hal itu, Henny Etzelina salah satu influencer kebanggan Kalimantan Selatan, lantas geram dengan pernyataan Edy Mulyadi tersebut. 

Dalam video singkat berdurasi 28 detik, nampak Henny memberikan sanggahan yang begitu menohok untuk membalas pernyataan Edy Mulyadi itu. 

"Bapa bisa ngerti nggak sih bahwa Kalimantan bagian dari sejarah Negeri ini. Dan bapa juga ngerti nggak sih kalau Kalimantan itu bagian dari penyumbang dari hasil negeri nya," Balas Henny

Untuk memberikan keterangan lebih rinci, Henny kembali melontarkan kata-kata, apakah bapa bisa ngerti nggak sih bahwa sektor tambang hasil bumi Kalimantan turut serta membantu pembangunan nasional. 

"Dan apakah bapa ngerti bahwa Kalimantan itu juga turut serta ikut membangun negeri ini, satu poin terakhir apakah bapa ngerti bahwa negara ini adalah negara hukum," tutup Henny dengan senyum manisnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar