Chef Agus Sasirangan jadi Narsum Praktek Pengolahan Pangan Lokal

Chef Agus Sasirangan membuatkan makanan berbahan pangan local selain beras dihadapan kaum ibu-ibu tergabung dalam PKK Kabupaten Tapin. foto: istimewa

KBRN, Banjarmasin: Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tapin menggelar sosialisasi dan pelatihan pangan lokal dalam rangka aksi perubahan penganekaragaman pengolahan pangan lokal selain beras melalui gerakan masyarakat cinta pangan lokal selain beras (Gema Cinta Pangkal Selaras). Bertempat Gedung Sekretariat PKK Kabupaten Tapin.

Pelatihan pangan lokal mendatangkan Chef Agus Sasirangan selaku nara sumber praktek pengolahan pangan lokal dan Dedy Hatta Permana Ketua selaku pemateri pengolahan pangan lokal selain beras.

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Tapin Saidi melaporkan, kegiatan ini program bagian dari Dinas Ketahanan Pangan bekerjasama Tim Penggerak PKK Tapin sebagai bagian pilar kedaulatan pangan tentang diversifikasi pangan lokal, sehingga dapat mengecilkan nilai konsumsi beras di Kabupaten Tapin.

Tujuan digelar pelatihan pangan lokal dan B2SA untuk memasyarakatkan pemanfaatan pangan lokal yang diolah menarik enak, murah dan sehat.

"Kegiatan ini bertujuan memasyarakatkan pangan lokal sebagai upaya untuk mengajak masyarakat menggunakan produk lokal yang enak, murah dan sehat, "katanya.

Peserta pelatihan dikuti sebanyak 100 orang terdiri dari Pengurus PKK Kabupaten, PKK Kecamatan dan Kelompok Masyarakat Cinta Pangan Lokal.

"Berharap dengan pelatihan ini, dapat mendukung diversifikasi pangan dengan penganekaragaman pangan lokal yang beragam, bergizi, seimbang dan aman yang berbasis sumber daya pangan lokal, " jelasnya.

Sementara Ketua Tim Penggerak PKK Labupaten Tapin Hj Ratna Ellyani Arifin dalam sambutannya, sebelum membuka pelatihan mengatakan, menyambut baik diadakannya pelatihan pangan lokal selain beras, sekaligus praktik pembuatan makanan yang berimbang, bergizi seimbang dan aman yang sumber bahannya pangan lokal sendiri.

Ditambahkannya, apalagi pelatih langsung mendatangkan chef Agus Sasirangan dan ahli Gizi Dedy Hatta Permana SGz.

"Dengan mendatangkan Chef Agus Sasirangan dalam membuat pangan lokal diharapkan dapat membuat makanan yang enak, menarik, sehat dan bergizi serta aman di konsumsi, "katanya.

Menurut haji Ratna perkembangan teknologi dewasa ini begitu pesat terutama informasi digital, mau tidak mau suka tidak suka kita sebagai masyarakat sosial akan berhadapan dengan lajunya perkembangan teknologi informasi begitu pula perkembangan penganekaragaman pola konsumsi pangan dewasa ini menjadi isu aktual.

"Apresiasi Dinas Ketahanan Pangan Kab Tapin mampu mengkolaborasikan antara isu aktual dengan ide aktual kedalam bentuk fasilitas pembentukan masyarakat cinta pangan lokal serta diadakannya sosialisasi dan pelatihan pangan lokal selain beras, " ujarnya.

Untuk itu setelah mengikuti pelatihan ini, kepada peserta menghimbau kepada pengurus PKK Kabupaten, Kecamatan, Desa/kelurahan agar dapat membentuk kelompok masyarakat cinta pangan lokal selain beras.

"Ikuti dan manfaatkan dengan sebaik-baiknya kegiatan ini yang nantinya dapat dijadikan sebagai pengayaan khasanah ilmu penganekaragaman pangan lokal selain beras untuk menuju pola konsumsi pangan lokal beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA), "pesannya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar