Dukung Gernas BBI, KPwBI Kalsel gelar Karya Kreatif Banua

Kepala BI Perwakilan Kalsel Imam Subarkah foto bersama Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar disela kegiatan Karya Kreatif Banua.

KBRN, Banjarmasin: Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Karya Kreatif Banua.

Kegiatan yang dimulai dengan Capacity Building pada tanggal 20 Mei 2022, meliputi seminar dan talk show tentang strategi pemasaran dan pembiayaan UMKM menembus retail modern.

Kegiatan ini dalam rangka mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI).

Kemudian dilanjutkan dengan pameran produk-produk UMKM Provinsi Kalsel pada tanggal 21-22 Mei 2022 di Main Atrium Qmall, Banjarbaru, yang diikuti oleh 40 UMKM di bidang food and beverage, fashion dan craft.

Kepala KPwBI Kalsel, Imam Subarkah melalui keterangan persnya menuturkan, pelaksanaan kegiatan Gernas BBI Mei 2022 ini juga diselaraskan dengan penyelenggaraan Gerakan Bangga Berwisata #DiIndonesiaAja (GBWI), Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI), dan Presidensi Indonesia pada G20.

Melalui berbagai kegiatan yang diselenggarakan, KPwBI Kalsel ujar Imam Subarkah, akan senantiasa mendukung pengembangan UMKM yang disesuaikan dengan kebutuhan stakeholder di daerah untuk mendukung UMKM Naik Kelas, Go Digital dan Go Global.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dukungan penguatan kepada UMKM untuk terus bertahan dan melanjutkan perannya dalam menggerakkan perekonomian, sekaligus sebagai upaya BI untuk berkontribusi terhadap pengembangan UMKM,” katanya.

Imam Subarkah menjelaskan, jumlah UMKM di Kalsel tercatat sebanyak 461.762 dengan kontribusi terhadap PDRB Kalsel sebesar 61,51 persen.

UMKM turut menyerap tenaga kerja mencapai 54,81 persen atau sebanyak 1,16 juta pekerja.

UMKM juga dipercaya memiliki ketahanan ekonomi yang tinggi sehingga diharapkan dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di Kalimantan.

“Sebagai salah satu upaya untuk menjaga ketahanan dan keberlangsungan kegiatan usaha UMKM, maka selain perlu mendorong proses digitalisasi UMKM juga perlu mendorong masyarakat untuk senantiasa mencintai dan membeli produk-produk UMKM,” tukasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar