Pemprov Kalsel Apresiasi Pembayar Pajak Pada Perusahaan Industri Dan Nilai Ekspor Tertinggi

Istimewa

KBRN, Banjarmasin : Bertepatan dengan Hari Jadi (Harjad) ke-72 Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang mengusung tema “Batiti Adat Banua Harat, Basuluh Iman Banua Tarang”, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel memberikan penghargaan kepada pelaku usaha industri pengolahan dengan berbagai kategori, salah satunya pembayar pajak terbesar perusahaan industri dan nilai ekspor tertinggi di 2021.

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor menyampaikan, pihaknya memberikan penghargaan atas kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan sektor industri.

Sahbirin mengatakan, ada 10 penerima penghargaan pembayar pajak terbesar perusahaan industri, diantaranya PT Insan Bonafide Banjarmasin dengan bidang usaha industri karet remah, Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Kotabaru industri semen, PT Conch South Kalimantan Cement Tabalong industri semen, PT Karias Tabing Kencana Hulu Sungai Utara industri karet remah, PT Jhonlin Agro Raya Tanah Bumbu industri kelapa sawit, PT Patria Maritim Perkasa Barito Kuala industri kapal dan perahu, PT Multi Sarana Agro Mandiri di Kotabaru industri sawit, Pertamina Banjarmasin industri minyak, Batulicin Agro Sentosa Tanah Bumbu industri pengelola pabrik kelapa sawit dan Hasnur Citra Terpadu Tapin industri perkebunan kelapa sawit.

“Kemudian 10 penerima nilai ekspor tertinggi di 2021, diantaranya PT Wijaya Triutama Plywood Industri Banjarmasin dengan bidang usaha industri kayu panel, PT Basirih Industrial Banjarmasin industri plywood, PT Dharma Putra Kalimantan Sejati Barito Kuala industri kayu lapis , PT Tanjung Selatan Makmur Jaya Barito Kuala industri panel kayu, PT Surya Satrya Timur Banjarmasin industri kayu lapis, PT Tanjung Raya Plywood Barito Kuala industri kayu lapis laminasi, Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Kotabaru industri semen, PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk Tanah Laut industri minyak mentah kelapa sawit, PT Sime Darby Oils Pulau Laut Refinery Kotabaru industri minyak goreng kelapa sawit dan PT Tanjung Alam Jaya Banjarbaru industri high calory coal,” kata Sahbirin, Banjarmasin, Senin (15/8/2022).

Diutarakan Sahbirin, peran sektor industri harus terus ditingkatkan karena dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

“Maka dari itu, seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan dalam mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi oleh sektor yang memberikan kontribusi terbesar bagi perekonomian,” ungkap Sahbirin.

Sahbirin pun menjelaskan, industri adalah pondasi bagi pembangunan ekonomi secara menyeluruh dan perbaikan struktur ekonomi, tidak bisa lepas dari upaya memperbaiki struktur industri untuk menempatkan sektor industri sebagai penggerak perekonomian.

“Saat ini diperlukan perbaikan krusial dalam mendukung terwujudnya industri berkelanjutan, terutama menyangkut ketersediaan bahan baku, pemanfaatan komponen lokal, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan memperdalam struktur industri yang berdaya saing,” kata Sahbirin. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar