Berkebun Mampu Nambah Penghasilan Dimasa Pandemi

Pakde Suhardi

KBRN, Banjarmasin : Sebuah rumah yang berada di kawasan Komplek Garuda di Jalan Raya Garuda Blok VII A RT.11 RW.01 Kel.Basirih Selatan Kec.Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin, sangat terlihat asri penuh dengan tanaman hias yang mengelilingi pekarangan rumah tersebut. 

Bukan hanya tanaman hias ternyata di dalam pekarangan rumah itu juga ada deretan tanaman Hidroponik yang sangat menyegarkan mata bila memandangnya.

Rumah tersebut adalah milik Bapak Suhardi atau warga sekitar biasa memanggil Beliau Pakde Suhardi, merupakan seorang Purnawirawan TNI.

Sempat berkunjung ke rumah Beliau untuk melihat lebih jauh mengenai tanaman hidroponik yang sangat banyak di milikinya.

Ternyata tanaman itu merupakan salah satu upaya ketahanan pangan yang Beliau kerjakan sekitar setengah tahun ini.

Dirinya mengerjakan bersama sang istri yang diketahui merupakan Kepala Sekolah SDN Kuin Utara 1 Banjarmasin Utara Ibu Hj. Suriatinah.

Ketika ditanya, dari mana Ide ini muncul, diakui dari hobi berkebun Beliau dan Istri dalam kesehariannya dengan memanfaatkan pekarangan yang kosong.

Untuk ditanami berbagai jenis tanaman hias dan kemudian terlintas untuk mencoba menanam sayur sayuran namun dengan cara hidroponik.

Ide ini muncul saat saya dan istri melihat pekarangan yang kosong. Kenapa tidak dimanfaatkan saja," ujarnya.

Pada awal memulai tanaman hidroponik ini Pakde Suhardi juga sempat mengalami kegagalan, karena butuh kesabaran, telaten, untuk menanam dengan sistem hidroponik.

"Selain itu kita  juga harus  memperhatikan terhadap sistem pengairan yang digunakan," katanya.

Kemudian, dirinya juga mulai ikut bergabung didalam komunitas budidaya tanaman hidroponik untuk bisa saling berbagi ilmu agar lebih baik hasilnya dan dapat dirasakan manfaatnya hingga saat ini.

"Dengan hasil tanaman hidroponik ini saya dapat menggunakan sayuran seperti selada dan pokcoi untuk keperluan sehari hari dan juga dapat menambah penghasilan dengan adanya pembeli hasil panen sayur hidroponik yang segar," tuturnya.

Sementara untuk harga jual sayurannya, Pakde Suhardi mengikuti harga pasaran dan hasil penjualannya bisa mencapai omset jutaan rupiah perminggu.

Pakde Suhardi juga mengajak masyarakat dimana masa pandemi yang sulit bagi sebagian orang untuk beraktifitas keluar rumah agar dapat membuat hal hal yang menguntungkan seperti yang dilakukannya.

"Dari hobi berkebun yang akhirnya bisa menghasilkan keuntungan dan manfaat bagi keluarga," tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar