PTM Terbatas di ULM Banjarmasin, Mahasiswa Sumringah

ULM

KBRN, Banjarmasin: Perasaan senang dan gembira tergambar dari sejumlah wajah mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin. Sebab sejak pekan ke dua Oktober 2021 lalu, proses Perkuliahan Tatap Muka (PTM) di lingkungan kampus ULM telah diperbolehkan.

Kebijakan itu sesuai dengan Surat Edaran Rektor ULM, Nomor 3 Tahun 2021, tentang penyelenggaraan PTM di lingkungan ULM.

Diungkapkan Puteri Mulyani (19), mahasiswi Prodi Pendidikan IPS, Fakultas FKIP ULM, bahwa sudah sekira satu bulan ini ia mengikuti pembelajaran secara tatap muka di kampus. Menurutnya belajar di kampus lebih mudah, di bandingkan dengan melaksanakannya secara daring.

"Misal mau tanya materi sama dosen lebih mudah, kalau langsung kuliah di kampus," katanya.

Selain itu juga rasa senang bisa bertemu dengan teman sekelas, membuatnya menjadi lebih bersemangat untuk belajar.

"Kalau daring kan di rumah saja, rasanya bosan, suntuk. Kalau di kampus kan ramai ada teman-teman," jelasnya.

Tidak hanya Puteri, hal yang sama juga diungkapkan oleh Indrayana Wijayanti, teman satu kelasnya. Menurutnya selama menjalani perkuliahan daring, materi yang bisa ia dapatkan tidak semaksimal berada di kampus.

Terlebih lagi kendala jaringan internet, yang sering menjadi permasalahan saat mengikuti kuliah daring.

"Karena materi yang diberikan juga terbatas, jadinya saya rasa tugas yang diberikan jadi lebih banyak," ungkapnya.

Indrayana pun berharap, agar proses perkuliahan campuran daring dan tatap muka seperti sekarang bisa terus berlanjut.

"Sekarang menurut saya sudah nyaman kuliahnya, sebagian daring sebagian luring," ujar Indrayana.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar