Kasus HIV Aids di Kota Banjarmasin Capai 102 Kasus

KBRN, Banjarmasin : Pada awal perkembangan HIV biasanya tidak menunjukkan gejala yang jelas, sehingga seseorang tidak menyadari jika  sudah terinfeksi HIV. Maka itulah, VCT untuk deteksi dini HIV dilakukan sedini mungkin agar tidak terlambat dan membantu pencegahan, perawatan, dan pengobatan HIV bagi yang pasien yang terduga menjadi penderita.

HIV (Human Immunudeficiency Virus) merupakan virus yang menyerang  sistem kekebalan tubuh, masuk melalui beberapa cara/tempat terutama cairan, yaitu, Darah, Sperma (terbanyak) dan Air Susu.

Dalam program acara Bapandiran Baisukan Pro 4 RRI Banjarmasin dengan Narasumber Muhammad Risadi, S.Kep dari Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin dijelaskan HIV/AIDS adalah infeksi yang perlu diwaspadai sebab penyakit ini tidak memiliki gejala awal yang jelas. Kurangnya pengetahuan menyebabkan penyebaran HIV semakin sulit dihindari dan dikendalikan.

“Itulah perlunya pemeriksaan ini agar cepat mendapatkan infromasi mengenai penyakit HIV, sehingga pengidap pun dapat segera melakukan deteksi dini dan mendapat pengobatan yang dibutuhkan,”ungkap Muhammad Risadi, S.Kep.

Dengan demikian pengidap HIV/AIDS dapat meningkatkan kualitas hidup dan daya tahan tubuh dengan melakukan pengobatan ARV secara teratur seumur hidup, para ODHA (orang dengan HIV/AIDS) tetap dapat bekerja dan berkarya.

Dari data Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin untuk tahun 2021 (Januari - Oktober) ditemukan 102 kasus baru (kebanyakan dengan usia 14 – 45 tahun) dari 9.373 populasi kunci yang dilakukan skrining. Selama ini Dinas Kesehatan rutin melakukan skrining terhadap populasi kunci seperti :

1.Ibu hamil

2.Penderita TBC

3.Penderita Infeksi Menular Seksual (IMS)

4.Pekerja seks wanita

5.Lelaki Suka Lelaki (LSL)

6.Waria

7.Warga lapas

Sampai saat ini belum tersedia obat untuk mengobati HIV, hanya obat untuk mengurangi kadar virus dalam tubuh yang harus diminum seumur hidup. Sementara Rumah Sakit yang menjadi Rujukan HIV di Banjarmasin yakni RSUD Ulin, RS Anshari Saleh dan RSUD Sultan Suriansyah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar