Edukasi Penggunaan Kosmetik Melalui Duta Kosmetik Aman

Kepala BBPOM di Banjarmasin Leonard Duma berfoto bersama dengan pemenang duta kosmetik aman di Banjarmasin

KBRN, Banjarbaru : Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Banjarmasin menggelar pemilihan duta kosmetik aman dalam kegiatan BPOM Goes to School and Campus di Banjarmasin.

Melalui pemilihan duta ini, diharapkan mereka bisa menjadi perpanjangan tangan dalam menyampaikan informasi secara berjenjang kepada teman-teman di sekolah dan kampus tentang apa itu kosmetik yang aman.

“Sebenarnya kami mengajak semua elemen untuk memberikan edukasi, namun kali ini, kami mengajak generasi muda agar mereka bisa menyampaikan informasi ini secara proporsional melalui gaya bahasa anak muda yang lebih akrab dengan media sosial,” kata Kepala BBPOM di Banjarmasin Leonard Duma.

Tidak hanya itu, harapannya juga terbentuk konsumen yang cerdas, mampu melindungi diri dari penggunaan produk yang bisa berisiko terhadap kesehatan.

Untuk menjadi konsumen cerdas, BPOM punya tagline yaitu cek KLIK, cek Kemasan, cek Label, cek Izin Edar dan cek Kedaluarsa. Dan untuk meyakinkan apakah izin edar yang tertera pada kemasan itu asli, kita bisa melakukan cek melalui aplikasi mobile BPOM.

“Pada aplikasi tersebut juga bisa melakukan pengaduan, jika menemukan produk yang tidak memiliki izin edar,” katanya.

Kegiatan tersebut digelar selama dua hari dari 28-29 Juni 2022 dengan tujuan, agar mereka dapat membawa pesan-pesan BPOM yang ingin disampaikan ke masyarakat terkait pentingnya penggunaan kosmetik aman.

Adapun tiga orang yang terpilih menjadi pemenang tingkat Provinsi yaitu peringkat pertama Nur Dhiya Ashifa dari SMAN 1 Banjarmasin, peringkat dua Muhammad Yusuf dari Poltekes dan Erni dari Fakultas Syariah UIN Antasari Banjarmasin.

“Kami ucapkan selamat kepada tiga duta terpilih dan duta ini nantinya diharapkan bisa berprestasi dan menunjukkan kompetensinya menjadi yang terbaik di ajang nasional, sekaligus mengangkat nama Kalsel,” ujarnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar