Jaksa KPK : Masa Sekda Tidak Tahu Anggaran 

Istimewa

KBRN, Banjarmasin : Sidang lanjutan kasus dugaan yang terjadi di Dinas PUPR Kabupaten HSU digelar di PN Tipikor Banjarmasin, Rabu (8/12/2021) pagi menghadirkan 4 orang saksi untuk dua pertemuan dari kontraktor yakni Marhaini dan Fahriadi yang mengikuti dari Lapas Teluk Dalam Banjarmasin. 

Ke empat orang saksi yang dihadirkan oleh Jaksa KPK tersebut adalah Khairiyah staf di Dinas PUPR HSU, Sekda kab HSU M. Taufik yang juga mantan bupati Abdul Wahid, Novianty dan Ratnadewi. 

Sidang sendiri sempat berlangsung panas, ketika salah satu jaksa KPK mempertanyakan besaran anggaran yang ada di dinas PUPR HSU kepada sekda M. Taufik. 

Namun oleh M. Taufik banyak menyatakan tidak tahu ketika mendapatkan pertanyaan dari jaksa KPK. 

"Koq bisa anda menyatakan, masa sekelas sekda yang lulusan S3 tidak soal anggaran," kata salah satu Jaksa KPK. 

Pantauan di ruang sidang, baik JPU maupun majelis hakim menilai keterangan dari pihak saksi pertama terlalu berbelit-belit dan memberikan keterangan yang berubah-ubah. 

Usai sidang M. Taufik enggan berkomentar dengan awak media, dirinya hanya diam dan langsung menaiki mobil dinas Sekda HSU yang sudah terparkir di halaman PN Tipikor Jl. Tembus Pramuka Banjarmasin.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar