Kenal Dipenjara, Empat Residivis Jadi Budak Narkotika Lagi

Polisi menunjukan barang bukti narkotika jenis sabu, dok RRI

KBRN, Banjarmasin : Pernah menjadi Residivis masih tak membuat jera empat pria ini menjadi budak Narkotika jenis Sabu.

Mereka diringkus Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Banjarmasin, dengan  barang bukti, 1,4 kilogram  sabu.

Kasus ini diungkap dalam press rilis, dipimpin Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Sabana A Martosumito, di Mapolresta Rabu (24/5/2022).

"Kita berterima kasih kepada masyarakat, atas informasinya, sehingga bisa mengungkap kasus ini, sampaikan saja ," ucap Sabana didampingi Kasat Narkoba Kompol Mars Suryo.

Penangkapan berawal dari laporan masyarakat terkait akan adanya transaksi narkotika di kawasan Jalan Lingkar Selatan tepatnya sekitar Sekolah Ukhuwah, Pemurus Baru, Kecamatan Banjarmasin Timur. 

Polisi langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya meringkus dua orang pelaku, yakni Burhani Rahman warga Jalan Soetoyo  S dan Harsuni warga Jalan Kelayan Besar pada Jumat malam lalu. 

“Dari pelaku kita amankan 8 paket sabu dengan berat total 33,96 gram,” kata Kapolresta.

Pengembangan pun dilakukan hingga akhirnya berhasil meringkus dua pelaku lagi, yakni Ahmad Subairih dan Jumadin. 

“Satu hari kemudian kita amankan dua pelaku lain dan kita temukan 19 paket sabu 1.419,3 gram sabu dari rumah kost di kawasan Jalan Banjar Indah,” jelasnya. 

Sabana mengatakan, keempat pelaku juga merupakan residivis kasus yang sama. Bahkan ulah mereka ini dilakukan lagi, karena kenal di dalam penjara.

"Empat pelaku ini kenal di dalam penjara dan kembali berulah lagi," terang Sabana.

Sabana mengatakan, dari kasus ini menjadi tantangan tersendiri bagi pihaknya, untuk terus mengungkap peredaran Narkotika di Banjarmasin masih cukup marak. 

“Kemarin kita ungkap yang 8 kilo dan 1,8 kilo. Hari ini kita ungkap lagi 1,4 kilo. Ini membuktikan masih cukup marak peredaran dan penyalahgunaan narkotika,” katanya.

Atas perbuatannya, para pelaku diancam  pasal 114 ayat 5 soal peredaran narkotika dengan hukuman penjara seumur hidup.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar