Petugas Lapas Karang Intan ikuti Virtual Run HDKD 77 Kemenkumham RI

petugas Lapas Karang Intan mengikuti lari serentak jajaran Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia bertajuk “virtual run” sejauh 7,7 kilometer dalam rangka semarakkan Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) ke-77 tahun 2022, Sabtu (13/8/22).

KBRN, Banjarmasin: Puluhan petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan, ikuti lari serentak jajaran Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia bertajuk “virtual run” sejauh 7,7 kilometer dalam rangka semarakkan Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) ke-77 tahun 2022, Sabtu (13/8/22).

Sebelum berlari seluruh peserta harus melakukan pemanasan, dan menerima arahan dari Kasubag Tata Usaha Lukman Hendru, mengenai teknis kegiatan di mana peserta yang telah melakukan registrasi online pada aplikasi yang dikembangkan Pusdatin, wajib merekam aktivitas larinya melalui aplikasi Strava kemudian mengunggah bukti lari pada situs yang disediakan.

Kepala Lapas Narkotika Karang Intan Wahyu Susetyo dalam keterangannya menuturkan bahwa kegiatan ini masih dalam rangka HDKD ke-77 yang diselenggarakan serentak dengan semangat olahraga dan diharapkan meningkatkan imunitas tubuh jajarannya.

“Jajaran Lapas Narkotika Karang Intan berpartisipasi pada kegiatan virtual run sejauh 7,7 kilometer dengan semangat untuk tetap sehat sembari memeriahkan HDKD ke-77 bersama-sama, untuk rute lari kita mengambil start dari kantor dan mengikuti jalanan yang ada sejauh jarak yang ditentukan,” jelas Kalapas.

Jarak tempuh sejauh 7,7 kilometer dengan trek aspal dan hijaunya pemandangan sekitar melewati sungai dengan tambak-tambak ikan warga menjadikan berlari menjadi menyenangkan dan tidak terasa telah memenuhi capaian target yang ditentukan.

Orang nomor satu di Lapas Narkotika Karang Intan ini menambahkan kegiatan virtual run merupakan kali pertama dilakukan dan partisipasi jajarannya untuk menjadi bagian dari catatan sejarah pemecahan rekor MURI sebagai peserta lari virtual terbanyak yang pernah ada.

“Kegiatan ini sebenarnya perdana kita lakukan dan serentak oleh jajaran Kemenkumham di seluruh Indonesia, diinisiasi oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Papua bersinergi dengan Pusdatin Kemenkumham, juga untuk memecahkan rekor MURI sebagai lari virtual terbanyak yang pernah diselenggarakan dan Lapas Narkotika Karang Intan menjadi bagian dari sejarah tersebut,” tutupnya.

Kegiatan virtual run sejauh 7,7 kilometer yang dilangsungkan Lapas Narkotika Karang Intan kemudian ditutup dengan makan bubur bersama sembari beristirahat melepas penat setelah berlari yang dilakukan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar