DLH Beberkan Penyebab Taman -Taman Vertikal Banjarmasin Kering Dan Mati

KBRN, Banjarmasin : Belum tuntas masalah perusak po-pot bunga di median jalan Ayani, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin kembali direpotkan dengan satu masalah.

Mesin pompa air taman vertikal, yang dipasang di sejumlah ruas jalan Kota Banjarmasin  juga banyak yang hilang.  Hal itu disampaikan kepala DLH Kota Banjarmasin, Mukhyar.

Muhyar menyebut, sejak Januari hingga November 2021 ini, setidaknya ada sebelas pompa air taman vertikal yang hilang. Terakhir, peristiwa itu terjadi di bulan Oktober lalu.

Itulah yang menjadi pwnyebab tama-taman vertikal di sejumlah lokasi di kota Banjarmasin kering dan seakan teak terawat.

"Misalnya, seperti yang dipasang di taman vertikal di kawasan fly over perempatan Jalan Gatot Subroto. Di situ, ada enam mesin pompa air yang hilang," ungkapnya.

Adapun kerugian yang dialami DLH akan hilangnya beberapa mesin pompa tersebut, Mukhyar memaparkan setidaknya berkisar lebih dari Rp 4 juta. 

 "Harga mesin pompa air itu satu unitnya Rp400 ribu. Kalikan saja misalnya bila ada sepuluh unit yang hilang," paparnya.  

Jika kedepannya kasus pencurian mesin pompa air di taman vertikal itu kembali hilang, pihaknya berencana bakal memindah lokasi taman vertikal ke kawasan lain, serta akan melaporkan kasus tersebut ke pihak berewajib.  

"Kita minta masyarakat sama sama menjaga untuk kecantikan kota Banjarmasin," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar