Songsong Pemilu 2024, PPP Kotabaru Gelar Muscab

KBRN, Kotabaru : Musyawarah Cabang (Muscab) IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Kotabaru digelar, Minggu (28/11/2021).

Kegiatan beragendakan pembentukkan tim formatur yang nantinya akan menggodok kepengurusan DPC PPP Kotabaru untuk lima tahun ke depan.

"Kita berharap PPP Kotabaru ke depan lebih kuat," ujar Sekretaris DPW PPP Provinsi Kalimantan Selatan Arief Rahman Hakim.

Tak sekadar menambah kursi atau membidik kursi pimpinan di parlemen pada Pemilu akan datang, pihaknya bahkan berniat mengusung kader sendiri di pilkada.

"Kalau memungkinkan kita akan maju di pilkada untuk mengusung kader terbaik dari PPP," ucapnya.

Muscab PPP Kotabaru sendiri menjadi penutup rangkaian muscab DPC PPP di 13 kota/kabupaten se-Kalimantan Selatan.

Pelaksanaan muscab kali ini berbeda dengan sebelumnya karena tidak langsung dilakukan pemilihan ketua oleh peserta musyawarah.

"Formatur yang akan memilih siapa yang jadi calon ketua dan itu berdasarkan masukan kawan-kawan PAC juga," terang Arief.

Sebagai partai demokratis, pihaknya membuka pintu kepada siapa saja yang ingin bergabung untuk bersama-sama membangun partai.

"Siapa saja yang mau jadi calon ketua silakan, tapi segala sesuatu selalu berpegang pada asas musyawarah mufakat," katanya.

Sementara itu, tim formatur yang dibentuk beranggotakan tujuh orang. Terdiri dari satu orang perwakilan DPP, satu orang perwakilan DPW, satu orang perwakilan DPC, dan empat orang perwakilan PAC.

"Ada tujuh orang tim formatur, salah satunya saya sendiri mewakili DPC," ujar anggota tim formatur Muhammad Arif yang juga merupakan demisioner Ketua DPC PPP Kotabaru.

Selanjutnya tim formatur akan segera menyusun pengurus DPC PPP Kotabaru periode 2021-2026.

"Insya Allah dalam waktu yang tidak terlalu lama," kata Arif.

Kepengurusan yang baru diharapkan bisa membawa partai meraih hasil lebih baik lagi pada Pemilu 2024.

Selama ini kiprah PPP di Kabupaten Kotabaru cukup moncer dengan menduduki salah satu kursi wakil ketua dewan.

Posisi itu tetap bisa dipertahankan di tengah terpaan badai politik akibat dualisme kepemimpinan yang sempat merembet hingga ke daerah.

"Kalau nanti formatur memilih kami lagi sebagai ketua DPC, kami siap berbuat lebih banyak lagi untuk partai," tegas Arif.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar