Harapan Ibnu Sina Soal Konsep IKN Nusantara

bnu Sina Bicara blak-blakan Soal Konsep Ibu Kota Negara

KBRN, Banjarmasin: Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina blak-blakan tentang harapannya soal ibu kota negara (IKN) baru. 

"Jangan sampai ini jadi kepentingan oligarki atau perseorangan," kata Ketua Partai Demokrat Kalimantan Selatan (Kalsel) itu. 

Ibnu berharap, pembangunan IKN ini tidak meninggalkan beban hutang bagi bangsa dan negara.

"Hari ini hutang kita sudah tembus Rp700 triliun, jangan sampai ini membebani," katanya. 

Lebih jauh, dia berharap, pembangunan ini bisa melibatkan banyak penduduk lokal di Kalimantan. "Jangan sampai kita mengulang kejadian orang Betawi yang tersingkir di tanahnya sendiri karena pembangunan Jakarta," ujarnya. 

"Penduduk Pulau Kalimantan, mau dia Dayak, Banjar atau Bugis sekalipun harus diberikan privilage atau kesempatan yang sama untuk berkontribusi dalam pembangunan," tambahnya. 

IKN, harap Ibnu, tidak menjadi perpindahan penduduk. Semata untuk pusat pemerintahan dan bukan pusat ekonomi. Pusat ekonomi, kata Ibnu, harus tetap ada di provinsi tetangganya. 

"Tetapi menjadi sebuah kebanggan sebagai bangsa untuk mempunyai ibu kota negara yang berkonsep lingkungan hijau, ramah lingkungan, smart nation," katanya. 

"Serta konsep sebagai forest nation atau negara hutan itu harus diperhatikan. Kemudian laju deforestasi harus dikendalikan. Jangan sampai IKN malah menggundul hutan-hutan kita," imbuhnya. 

Dengan banyaknya bantuan dari negara luar, Ibnu turut berharap agar pemerintah tidak menggadaikan kedaulatan Indonesia.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar