Berkaca dari hasil Studi Banding, Fasilitas Difabel jadi perhatian Dewan di Raperda

KBRN, Banjarmasin : Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) revisi Perda nomor 9 tahun 2013 tentang perlindungan dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas oleh Panitia Khusus (Pansus) DPRD Banjarmasin, memberikan perhatian khusus untuk pemenuhan transportasi bagi yang berstatus pelajar.

"Salah satunya yang jadi perhatian kita terkait sarana transportasi pelajar yang ramah disabilitas," ujar Ketua Pansus, Noorlatifah, Senin (22/11/2021).

Menurutnya, pembahasan Raperda terkait disabilitas ini memang masih berkutat pada bidang pendidikan. Karena hasil konsultasi ke Kementerian Sosial RI beberapa waktu lalu, Raperda ini diingatkan agar memuat pemenuhan sarana dan prasarana bagi kaum disabilitas yang jadi kewajiban pemerintah daerah untuk dipenuhi.

"Juga ketika study banding  Pansus ke Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, banyak masukan terkait Raperda ini," ungkapnya.

Khusus transportasi umum bagi pelajar, di Kota Bogor memiliki wadah atau posisi duduk khusus yang ramah disabilitas. Disisi lain bebernya, terkait hak memperoleh pendidikan memang wajib dilayani pemerintah bagi kaum disabilitas ini.

"Gedung sekolah juga harus ramah disabilitas, sedang di daerah kita saat ini masih minim sekali," ucapnya. 

Kedepan harapnya, dengan Perda ini maka mewajibkan semua gedung sekolah terutama yang baru dibangun, memenuhi sarana dan prasarana bagi disabilitas.

"Adapula untuk kesehatan bagi kaum disabilitas, ikut dimasukkan dalam aturan ini," tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar