PPRSLU Budi Sejahtera Kembali Laksanakan Vaksinasi COVID-19

Pemberian Vaksinasi kepada lansia. PPRSLU Budi Sejahtera

KBRN, Martapura : Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (PPRSLU) Budi Sejahtera kembali melaksanakan vaksinasi COVID-19 untuk para klien atau lansia dan petugas panti dalam rangka percepatan cakupan vaksinasi di Kalsel.

Kepala PPRSLU Budi Sejahtera, Surya Fujianorrochim, menyebutkan pada Selasa (17/5) lalu, serentak di panti Martapura dan Landasan Ulin telah dilaksanakan pemberian dosis pertama, kedua serta ketiga. Vaksinasi diberikan oleh Puskesmas Landasan Ulin dan Puskesmas Martapura.

“Dari data yang disampaikan, untuk jumlah lansia yang vaksin di Panti Martapura ada 31 lansia dengan total 44 digabung dengan para petugas. Sementara untuk di Landasan Ulin sebanyak 47 orang,” kata Surya di Martapura (19/5/2022)

Dikatakan Surya, pemberian vaksin bagi para klien bermacam-macam, ada yang pertama, kedua serta yang booster. Untuk Vaksin booster ini menindaklanjuti vaksin kedua yang diadakan di bulan Desember 2021 lalu. Sementara untuk vaksin pertama dan kedua adalah tindak lanjut bagi lansia yang baru masuk di panti.

“Ditempat kita semua klien yang baru masih diwajibkan mendapatkan vaksin lengkap. Kita akan fasilitasi apabila ada lansia yang belum mendapatkan vaksin,” kata Surya.

Menurut Surya, setelah diberikan vaksin, para klien tersebut tidak ada keluhan yang berat, sama seperti efek samping orang kebanyakan yaitu mengantuk dan lapar.

“Karena mereka ini orang tua, ada juga yang takut untuk disuntik, tetapi setelah dibujuk rayu para petugas mereka pun bersedia dan juga banyak teman para lansia lain yang sudah melaksanakan vaksin sehingga mereka berani di vaksin,” tambah Surya.

Dengan melandainya kasus positif COVID-19 di Kalsel, para lansia pun diberikan kelonggaran dalam penggunaan masker, khusus di wilayah panti dengan sesama lansia, akan tetapi apabila ada tamu berkunjung, diwajibkan untuk memakai masker, selalu cuci tangan dan juga menjaga jarak.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar