Asal Usul Nanas Tamban Menjadi Ikon Kabupaten Batola

Source: baritokualakab.go.id

KBRN, Batola: Nanas Tamban atau nanas Paun telah dikenal masyarakat Kalimantan Selatan sebagai ikon buah dari Kabupaten Barito Kuala (Batola).

Mengapa diberi nama Nanas Tamban? karena berasal dari daerah tersebut, yakni Kecamatan Tamban dan Mekarsari.

Kekhasan nanas Tamban, ukurannya sama dengan nanas umumnya. Dagingnya berwarna kuning oranye,  dengan kadar air yang banyak. Sedangkan nanas Paun ukurannya cenderung besar dengan daging agak pucat, rasanya manis asam.

Selain daging buahnya yang segar dan baik untuk dikonsumsi, nanas di Tamban ini juga dapat dibuat bermacam aneka makanan pelengkap, di antarany, asinan, keripik, selai, sirup, dodol, jus, puding, hingga kue bingka dengan rasa nanas yang khas.

Tak hanya itu, di Tamban, pengunjung tidak hanya bisa merasakan manisnya buah nanas, tapi sensasi bertanam dan memetiknya di kebun secara langsung di lahannya itu sendiri.

Untuk  baluran lahan yang dipanen sepanjang 150 meter, bisa menghasilkan 5 hingga 7 juta rupiah dalam sekali panen.Dari masa tanam hingga bisa dipanen, rata-rata memakan waktu satu tahun. Dengan perawatan kurang lebih dua kali pemupukan dan dijaga dari hama lainnya.

Selain itu juga Warga Tamban menyusun 2.800 buah nanas mirip gunungan dengan tinggi enam meter.

Mereka membangun gunungan nanas selama satu pekan, mulai pembuatan rangka, pemasangan nanasnya, dan dihiasi bendera merah putih.

Sebelum acara Nanas itu di rebutkan warga Tamban juga banyak mengadakan bermacam lomba yang sudah di sediakan oleh panitia. Seperti lomba tarik tambang, memasukan pensil kedalam botol, dan lainnya.

Selain itu juga dalam perayaan nanas Tumpeng itu juga ada bupati yg berhadir. (Norjanah)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar