Dampak Banjir dan Pandemi, Wisata Sungai Biuku Banjarmasin Ditutup Sementara

Objek wisata Sungai Biuku Banjarmasin Ditutup sementara

KBRN, Banjarmasin: Dinas Kebudyaaan Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin senantiasa berupaya mendorong dan memberi dukungan kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) untuk bisa menggerakkan kampung wisata untuk bangkit kembali pasca musibah banjir dan Pandemi Covid-19.

Salah satu bentuk dukungan yang diberikan oleh Disbudporapar yakni melakukan promosi dengan masif untuk kampung wisata tersebut, salah satunya termasuk kampung wisata Sungai Biuku, Kelurahan Sungai Andai Banjarmasin Utara.

Kepala Bidang Pariwisata Disbuporapar Kota Banjarmasin, Fitriah mengungkapkan Kampung Wisata Sungai Biuku harus tetap hidup karena termasuk satu dari sepuluh prioritas destinasi wisata di Kota berjuluk Seribu Sungai tersebut.

"Harus dihidupkan kembali karena kampung ini salah satu dari 10 prioritas destinasi wisata kota Banjarmasin," ungkapnya.

Meskipun, saat ini diakuinya, Kampung Wisata tersebut terdampak musibah banjir yang mengakibatkan Pionering yang awalnya menjadi spot foto rusak karena terendam air.

Disisi lain ujarnya, hewan endemik biuku, kura-kura, bidawang yang lepas karena kandang rusak setelah diterjang banjir perlu proses untuk mengembalikan seperti sedia kala.

Padahal hewan Biuku ini  yang menjadi salah satu daya tarik utama.

"Sehingga kemudian membuat pokdarwis setempat menutup sementara tempat wisatanya," kata wanita yang akrab disapa Fitri itu.

Ia menambahkan, pandemi Covid-19 juga berpengaruh, menjadikan sepi kunjungan wisata.

Saat ini pokdarwis ujarnya sedang melakukan pembenahan dan perbaikan sarana dan prasarana yg tersedia di sana.

"Namun semua itu, (pengelolaannya) dilakukan oleh Pokdarwis itu sendiri dan bisa saja berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata sebagai mitra dari mereka," tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar