Provinsi Papua Rencanakan Lockdown

Foto: Ilustrasi Papua Akan Melakukan Lockdown (Antara)

KBRN, Jakarta: Pernyataan Pers Gubernur Papua Lukas Enembe usai pertemuan para pimpinan daerah bersama Presiden Joko Widodo cukup menarik disimak. Gubernur Lukas Enembe menyampaikan rencana Lockdown Papua mulai tanggl 1 hingga 31 Agustus mendatang. Ini pernyataan kesekian pimpinan daerah yang berencana melakukan Lockdown wilayahnya. 

Sebelum Lukas, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkuwuwono X juga mewacanakan Lockdown bagi Yogyakarta, kendati kemudian wacana itu dibatalkan. Boleh-boleh saja Gubernur Papua menyampaikan wacana atau rencana Lockdown untuk meminimalisir penyebaran varian Delta Covid-19. 

Apalagi Papua akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olah Raga Nasional PON XX akhir tahun ini. Tentu tidak sekedar kalimat Lockdown dengan menutup semua akses keluar masuk Papua, akan tetapi dengan semua persyaratan LockDown. 

Setingkat Yogyakarta saja dengan segala kelengkapan infrastruktur akhirnya merasa tidak sanggup merealisasikan LockDown. Karenanya, Gubernur Papua Lukas Enembe perlu bekerja keras agar rencana Lockdown matang dan terselenggara dengan baik. Salah satu kewajiban Lockdown menurut UU No 6 tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan, kewajiban pemerintah adalah membiayai seluruh kebutuhan hidup manusia dan hewan ternak selama berlangsungnya Lockdown. 

Artinya mulai tanggal 1 hingga 31 Agustus 2021, selain penutupan akses keluar masuk Papua yang juga penting adalah jaminan hak hidup pada kebutuhan dasar manusia dan binatang ternak di Papua. Ini masih ada waktu 10 hari lagi bagi pemerintah provinsi Papua mempersiapkan Lockdown. Kita berharap tidak ada lagi kasus Covid-19 di Papua jelang PON XX. 

Kendati demikian Gubernur Papua juga harus paham bahwa hingga saat ini beberapa negara yang sudah menerpakan Lockdown ternyata gagal memutus seluruh mata rantai Covid19. Australia dan Malaysia sudah Lockdown tapi Covid19 masih terus menyebar. Demikian Komentar. Selamat pagi.

Komemtar disampaikan Editor Senior Pro3 RRI Widhie Kurniawan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00