Donasi Dua Triliun Akidi Tio

Foto: Ilustrasi Penyerahan Donas Oleh Keluarga Almarhum Akidi Tio

KBRN, Jakarta: Segala puja - puji untuk Almarhum Akidi Tio belakangan ini seolah berbalik kepada keluarganya, terutama seseorang yang disebut sebagai salah satu anaknya, bernama Heriyanti.  Sebelumnya seorang mantan menteri dengan ungkapan apresiasi tinggi menyebut bahwa donasi senilai dua trilyun rupiah telah menampar konglomerat di Indonesia. 

Sang mantan menteri seolah membandingkan donasi keluarga Akidi Tio den donasi para pengusaha saat pandami sekarang ini. Sementara itu seorang aktivis media sosial membandingkan donasi dua trilyun dengan donasi Palestina yang dihimpun di masjid-masjid. 

Sementara usulan dan masukan banyak pihak soal bagaimana mengalokasikan donasi sebesar dua trilyun juga bermacam-macam, ada yang untuk tenaga kesehatan, ada yang untuk rumah sakit, atau ada juga yang usul untuk bikin masjid. Sayangnya, usulan itu belum dapat direalisasikan karena ternyata hingg kemarin, donasi uang dua trilyun rupiah tidak jelas kevalidannya. 

Adalah mantan menteri Hukum dan Hak asasi Manusia Hamid Awaludin yang sempat menysoal validasi donasi dua T. Sementara, secara simbolis angka donasi degan gambar wajah almarhum akidi Tio sudah diserahkan oleh keluarga almarhum kepada Kapolda Sumatera Selatan dan Gubernur sumatera selatan. 

Pada kenyataannya kemudian, sampai kemarin donasi itu memang belum cair. Politisi Gerindra, Fadli Zon menyebut, bila realisasi donasi tersebut tidak cair, maka dapat dikenakan sanksi pidana.  Polda Sumsel sendiri, seperti disampaikan Dir Intelkam Kombes Ratno Kuncoro memastikan bahwa donasi dua trilyun adalah hoak. 

Ini kisah menarik, setidaknya tidak sampai di sini, sebab masyarakat ingin tahu juga motifnya dan kemudian bagaimana bisa keluarga akidi Tio bisa sampai langsung menyerahkan secara simbolis gambar angka 2 trilyun langsung kepada Kapolda didampingi Gubernur Sumsel. Selesailah sudah puja-puji tersebut. Demikian komentar.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00