Riza Pastikan DKI Masih Butuh TPST Bantargebang

KBRN, Jakarta: Pemprov DKI Jakarta memastikan pihaknya masih membutuhkan fasilitas pengolahan sampah di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu atau TPST Bantargebang.

Sebab proyek intermediate treatment facility (ITF) saat ini masih dalam proses. 

Maka, menurut Riza, perpanjangan kerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi bakal dilakukan oleh pihaknya. 

"Kita kan memang masih harus memperpanjang," jelas Riza di Balaikota Jakarta, Kamis (21/10/2021). 

Riza menjelaskan proses perpanjangan akan berlangsung selama beberapa hari ke depan. Namun sayang Riza tak merinci secara spesifik tanggal pastinya, ia hanya berharap prosesnya berjalan baik. 

"Ya, soal Bantargebang sudah dalam proses ya, kita tunggu saja dalam beberapa hari ke depan insya Allah ya prosesnya berjalan baik ya," tuturnya. 

Di sisi lain, ia menegaskan hubungan antara Pemprov Jakarta dan Bekasi pun berlangsung dengan baik.

"Sejauh ini Bantargebang perlu diperpanjang. Insya Allah hubungan kita dengan Bekasi berjalan baik," tegasnya. 

Sebelumnya, Pemkot Bekasi meminta adanya penambahan penerima dana kompensasi dalam perpanjangan perjanjian kerja sama (PKS) pemanfaatan TPST Bantargebang.

Hal itu menyusul akan berakhirnya kontrak kerja sama fasilitas pengolahan sampah di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu atau TPST Bantargebang.  

"Menambah sekitar 6.000an, dulu 18 ribu, sekarang jadi 24 ribu. Rencananya ya, apabila revisi PKS tersebut sudah ditandatangani," ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu 13 Oktober 2021.  

Asep menjelaskan awalnya kompensasi tersebut hanya diberikan kepada warga di tiga kelurahan. Setiap warga menerima bantuan sebesar Rp 300 ribu setiap kepala keluarga.  

"Jadi selama ini yang menerima dana BLT hanya tiga kelurahan, Pemkot Bekasi ingin dengan PKS yang baru ini ada penambahan satu lagi (kelurahan)," ungkap Asep.  

Lanjut dia, untuk perpanjangan PKS pemanfaatan lahan TPST saat ini masih dalam proses pembahasan.

"Sedang proses revisi adendum PKS. Target kami dengan Kota Bekasi bisa selesai tanda tangan sebelum tanggal 26 Oktober," jelasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00