Kompetisi Sains Madrasah 2021, Seleksi Siswa Terbaik

Menteri Agama Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas, mengaku bersyukur dan bangga terhadap prestasi-prestasi yang ditorehkan oleh siswa madrasah dalam bidang sains dan teknologi, baik itu tingkat nasional maupun internasional. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

KBRN, Jakarta: Kompetisi Sains Madrasah (KSM) 2021 memasuki seleksi tingkat nasional.

KSM tingkat nasional ini berlangsung pada tanggal 23-24 Oktober 2021 dan dibuka secara virtual oleh Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas. 

"Oleh karena itu manfaatkan ajang Kompetisi Sains Madrasah ini dengan sebaik-baiknya, sehingga prestasi Madrasah di bidang sains dan teknologi semakin meningkat," ujar Menag Yaqut dalam sambutannya secara virtual, seperti dikutip RRI.co.id, Sabtu (23/10/2021).

Menag Yaqut juga mengaku bersyukur dan bangga terhadap prestasi-prestasi yang ditorehkan oleh siswa madrasah dalam bidang sains dan teknologi, baik itu tingkat nasional maupun internasional. 

Sebelumnya, Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag RI, M Isom Yusqi, mengatakan, siswa Madrasah sangat antusias dengan kompetisi ini.

Hal itu nampak dari jumlah satuan pendidikan yang ikut ambil bagian dalam ajang ini hingga hingga tembus 76.617.

Setelah diseleksi, total ada 374 siswa dari 34 provinsi di Indonesia yang mengikuti seleksi KSM tingkat nasional.

Mereka adalah para siswa terbaik tingkat provinsi untuk setiap bidang studi yang dilombakan.

Isom membeberkan, ada 11 bidang studi yang dilombakan dalam KSM 2021.

Dua bidang studi untuk jenjang MI adalah matematika terintegrasi dan IPA terintegrasi.

Total ada 68 siswa MI yang ikut ambil bagian di KSM Nasional.

Sementara untuk jenjang MTs, ada tiga bidang studi yang dilombakan adalah matematika terintegrasi, serta IPA dan IPS terpadu terintegrasi, hingga total peserta sebanyak 102 siswa. 

Kemudian untuk jenjang MA, ada enam bidang studi lomba.

Yaitu matematika, biologi, fisika, kimia, ekonomi, dan geografi terintegrasi, dengan total 216 siswa. (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00