Soal MotoGP Mandalika, Sandiaga Respon Carmelo Ezpeleta

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menegaskan Indonesia tidak bisa diancam oleh siapapun. Hal itu merespons sikap Bos MotoGP atau CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta yang berencana membatalkan MotoGP Mandalika jika penyelenggara memberlakukan aturan wajib karantina bagi peserta dan kru. Sandiaga menyampaikan, sikap Carmelo tidak sejalan dengan aturan penanggulangan Covid-19 di Indonesia, yang mewajibkan karantina bagi siapapun yang datang dari luar negeri. Sandiaga mengatakan, kebijakan terkait karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri yang datang ke Indonesia sebagai upaya pemerintah melindungi masyarakat. (Foto: Dok. Antara)

KBRN, Jakarta: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menegaskan Indonesia tidak bisa diancam oleh siapapun. 

Hal itu merespons sikap Bos MotoGP atau CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta yang berencana membatalkan MotoGP Mandalika jika penyelenggara memberlakukan aturan wajib karantina bagi peserta dan kru.

Sandiaga menyampaikan, sikap Carmelo tidak sejalan dengan aturan penanggulangan Covid-19 di Indonesia, yang mewajibkan karantina bagi siapapun yang datang dari luar negeri.

Sandiaga mengatakan, kebijakan terkait karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri yang datang ke Indonesia sebagai upaya pemerintah melindungi masyarakat.

“Saya ingin sampaikan di sini secara tegas, kita ini negara hukum yang sudah menerapkan pengendalian pandemi Covid-19 sesuai dengan kaidah terbaik. Kita akan selesaikan kewajiban kita, tapi kita tidak terima jika diancam satu dan lain hal,” kata Sandiaga Uno dalam Weekly press Briefing yang dikutip RRI.co.id, Selasa (18/1/2022).

Sandiaga Uno menyampaikan, pengendalian Covid-19 di Indonesia sudah menjadi best practice.

Sehingga, penyelenggaraan event MotoGP tetap harus mengikuti dengan aturan hukum yang berlaku di Indonesia, demi kebangkitan ekonomi.

“Jika ada pihak yang mengancam tidak akan menyelenggarakan MotoGP karena penanganan pandemi kita, saya menyampaikan secara tegas bahwa bangsa ini diatur oleh pemerintah, dan kita fokus pada penanganan pandemi dan kebangkitan ekonomi kita,” ujar Sandiaga.

Lebih lanjut, Sandiaga Uno juga berkata, penerapan travel bubble akan diberlakukan bagi para pelaku Perjalanan Dari Luar Negeri (PPLN) yang ke Indonesia, termasuk seluruh peserta perhelatan MotoGP

"Travel bubble akan diterapkan menyeluruh, dan ada periode karantina yang berlaku untuk, kru, pebalap, dan official MotoGP," tegas Sandiaga.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar