Pemerintah Targetkan 74% Pekerja Formal Dapat Jaminan

Para pekerja formal di salah satu perusahaan/ Dokumentasi ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/wsj.

KBRN, Jakarta: Pemerintah menargetkan, tahun 2024 nanti, 74 persen pekerja di sektor formal memiliki jaminan ketenagakerjaan. 

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Abraham Wirotomo menjelaskan, pemerintah juga menargetkan 25 persen tenaga kerja informal memiliki jaminan ketenagakerjaan di tahun 2024.

"Ada kecelakaan, meninggal, maka akan diberikan jaminan supaya mendapatkan iuran anak sekolah, dapat uang untuk ahli waris, sehingga keluarga pekerja ini tidak ada di garis kemiskinan," tambahnya, saat berbincang dengan Pro3 RRI, Jumat (20/5/2022). 

Abraham menegaskan, pemerintah tidak mencari keuntungan dari jaminan sosial ketenagakerjaan ini, melainkan hanya untuk kepentingan pekerja dan keluarganya. 

"Untuk memberikan jaminan, namun pekerja harus rutin membayar iuran," tegasnya. 

Ia pun memberi contoh, salah satu keluarga atau ahli waris penerima manfaat, Ida Farida. Berkat kepesertaan Jamsostek suaminya, yakni Kuswandiana sejak tahun 1992, Ida menerima pembayaran klaim lebih dari Rp581 juta. 

"Uang itu digunakan biaya kuliah anaknya dan memulai usaha sembako," tukasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar