Tarif Listrik Masyarakat Mampu Naik Besok

Warga memeriksa meteran listrik prabayar sebelum diisi ulang di Jakarta, Sabtu (4/7/2015). Dokumentasi ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/ss/kye/aa.jpg

KBRN, Jakarta: Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jisman P Hutajulu mengingatkan, tarif listrik golongan rumah tangga R2 dengan daya 3.500VA, hingga 5.500VA, golongan R3 dengan daya 6.600VA serta golongan pemerintah naik pada Jumat besok.

"Automatic tariff adjustment (penyesuaian tarif secara otomatis, Red) berlaku mulai besok, 1 Juli 2022," ujar Jisman dalam Webinar Ruang Energi, Kamis (30/6/2022).

Dijelaskannya, pemberlakuan kenaikan tarif ini tidak akan menyentuh golongan masyarakat tidak mampu yang mendapat subsidi listrik.

"Kalau dilihat dari angka rupiahnya, saya yakin ini tidak berdampak banyak, tidak memberatkan kepada masyarakat yang sudah sangat mampu dan mewah ini dan pemerintah," jelasnya. 

Ditambahkannya, dengan adanya penyesuaian tarif, pemerintah dapat menghemat belanja kompensasi tahun ini pada dua semester sekitar Rp3.09 triliun.

Lebih lanjut, katanya, ke depan dimungkinkan tarif listrik akan mengalami perubahan kembali, baik naik ataupun turun. Hal itu didasarkan pada perkembangan kurs rupiah, harga minyak mentah Indonesia, inflasi atau harga acuan dari batu bara.

"Kami sudah mendapatkan dari BKF (Badan Kebijakan Fiskal, Red) dampak inflasi diperkirakan kecil sekali hanya 0.019 persen, sehingga tidak menyebabkan bergeraknya atau naiknya inflasi secara signifikan hanya 0.019 persen, jadi cukup kecil," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar