Presiden akan Upayakan Tingkatkan Kesejahteraan Purnawirawan

Presiden Jokowi memberi sambutan di Silatnas PPAD. (Foto: RRI/Anto)

KBRN, Sentul: Pemerintah akan berupaya meningkatkan kesejahteraan para pensiunan serta purnawirawan TNI yang dinilai masih minim. Tapi tentu saja,  semua itu harus melihat kondisi APBN dulu.

"Saya tidak janji, karena APBN kita ada di posisi yang tidak mudah. Tapi sepulang dari sini, saya akan panggil Menteri Keuangan, akan saya ajak hitung-hitungan," ucap Presiden Joko Widodo saat membuka Silatnas (Silaturahmi Nasional) sekaligus HUT ke 19 Perhimpunan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD),  Sentul International Convention Center, Bogor, Jumat (5/8/2022).

Hadir dalam acara itu Wapres ke-6 Jenderal TNI (Purn) Tri Sutrisno, sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Bersatu seperti Menteri Pertahanan Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto, Menko Marves Letjen TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri BUMN Erik Tohir, Mensekab Pramono Anung, KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurahman, serta sejumlah Jenderal di jajaran TNI AD. Silatnas PPAD ini juga diikuti ribuan peserta yang merupakan purnawirawan TNI AD mulai dari tamtama, bintara sampai perwira tinggi.

Lebih lanjut Presiden Jokowi juga menyampaikan terima kasih atas pengabdian tanpa henti dari para purnawirawan.

“Bapak ibu tidak pernah henti baik selama aktif sebagai anggota TNI selalu berbuat terbaik dalam menjalankan tugas dan setelah purnatugas pun tidak pernah melepaskan hati dan pikiran untuk negeri yang kita cintai ini. Untuk itu saya menyampaikan atas nama rakyat dan pemerintah menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya,” kata Presiden.

Pernyataan Presiden itu dilontarkan saat menjawab Ketua Umum PPAD Letjen TNI (Purn) Doni Monardo,  yang dalam sambutannya meminta agar Presiden Jokowi menambah tunjangan pensiun para purnawirawan.

“Bapak Presiden, mohon maaf kami harus menyampaikan pesan sponsor dari para senior, termasuk dari para tamtama dan bintara purnawirawan. Mudah-mudahan pemerintah dan negara memiliki anggaran yang cukup, mohon kiranya berkenan untuk menambah tunjangan pensiun bagi para purnawirawan,” katanya.

Saat memberikan sambutan, Doni Monardo juga mengatakan pengabdian seorang bhayangkari negara tidak mengenal batas, ruang, dan waktu sehingga program utama PPAD yang digulirkan adalah bidang kesejahteraan mengingat sebagian besar purnawirawan masih perlu mendapatkan kesejahteraan.

Sebelumnya, Doni juga menyebut,  tema besar silatnas dan ulang tahun PPAD ke-19 ini adalah mendukung program pemerintah, mengambil peran menciptakan lapangan kerja dalam rangka mengantisipasi krisis pangan dan energi.

Menurut mantan Danjen Kopassus ini, kalau dulu pengabdian di bidang pertahanan dan keamanan, maka saat ini  setelah menjadi purnawirawan, tentu lebih luas lagi. Para purnawirawan bisa berkiprah pada banyak bidang yang tentu bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

“Termasuk khususnya di bidang ekonomi. Jadi kami mendorong para purnawirawan mengambil bagian yang maksimal, karena waktu sudah tidak terikat lagi dengan dinas, harus wajib untuk ke kantor dan sebagainya, sehingga ini bisa dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan di bidang ekonomi, khususnya di bidang UMKM,” katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar