Menko Luhut Galakkan Program Tanam Mangrove

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan (tengah) dan Menteri LHK Siti Nurbaya melakukan penanaman Mangrove di Maros, Sulawesi Selatan. Foto: Kemenkomarves

KBRN, Jakarta: Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan ikut turun menanam mangrove di Maros, Sulawesi Selatan. Giat ini dalam rangka percepatan program rehabilitasi mangrove.

Menko Luhut mengatakan mangrove adalah tanaman yang mampu menyerap emisi karbon sangat bagus. Bahkan angkanya sampai 12 kali kalau sudah matang. 

Maka itu menyarankan Gubernur Sulawesi Selatan untuk menyusun perda penanaman mangrove. Menurut Menko Marves restorasi mangrove merupakan keniscayaan untuk memperbaiki lingkungan. 

Dengan harganya yang tidak mahal, penanaman mangrove pun dilaksanakan setiap level. Pemerintah pun punya target tersendiri dalam penanaman mangrove ini.

“Target kita 600 ribu hektare dan harus selesai 2024. Tahun ini kami targetkan 100 ribu hektare bisa ditanami," kata Menko Luhut, Sabtu (20/8/2022).

Disampaikan Luhut bahwa Menteri LHK Siti Nurbaya sangat agresif mengenai mangrove. Antara Kemenko Marves, Kementerian LHK, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan jalan terus membangun mengrove.

Mengenai penanaman mangrove oleh setiap lapisan masyarakat, Menko Luhut punya kelakar tersendiri. Misalnya jika perlu setiap pihak yang mengajukan perizinan apapun, ada syarat wajib menanam mangrove. 

“Kalau kita punya spirit yang sama, kerja terintegrasi, pasti bisa mengejar target. Kalau ada tanah Hak Guna Usaha (HGU) yang telantar, ambil saja, lalu tanami mangrove," ujar Menko Luhut.*

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar