Menkes: Indonesia Tutup Impor Tempat Tidur Rumah Sakit

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengunjungi Politeknik Akademi Tehnik Mesin Industri (ATMI) Surakarta untuk melihat langsung produksi tempat tidur RS yang dibuat oleh anak bangsa. (Foto: Kemenkes)

KBRN, Jakarta: Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan pemerintah telah menutup 100 persen keran impor tempat tidur untuk rumah sakit. Penutupan dilakukan karena Indonesia sudah mampu memproduksi tempat tidur dengan kualitas bagus. 

Produksi tempat tidur itu salah satunya yang dilakukan di Politeknik Akademi Tehnik Mesin Industri (ATMI) Surakarta.

“Kita sudah mampu memproduksi sendiri tempat tidur rumah sakit, bahkan dalam jumlah besar. Tempat tidur ini kualitasnya sudah canggih, ada yang manual dan elektrik,” kata Menkes Budi, dalam siaran pers yang dikutip RRI.co.id, Sabtu (20/8/2022). 

Menkes menyatakan penutupan impor ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk menggencarkan "Gerakan Bangga Buatan Indonesia". Selain itu juga menerapkan pilar ketiga transformasi sistem kesehatan guna meningkatkan komponen dalam negeri.

Saat ini, Kementerian Kesehatan telah memulai gerakan tersebut dengan melakukan pembelian 300 ribu alat ukur antropometri untuk didistribusikan ke Posyandu di seluruh Indonesia. Antropometri adalah sebuah studi tentang pengukuran tubuh dimensi manusia dari tulang, otot dan jaringan adiposa atau lemak (Survey, 2009).

Menkes berharap penutupan akses impor dapat mendorong UMKM untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi alkes. Dalam negeri serta meningkatkan kemampuan distribusi yang lebih baik.*

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar