Pengelola Tempat Usaha Wajib Awasi Vaksin Pengunjung

KBRN, Jakarta: Gubernur Jakarta, Anies Baswedan menjelaskan pengawasan dalam penerapan kebijakan wajib vaksin bagi masyarakat yang ingin berkegiatan di Ibukota.

Semisal di rumah makan, pemilik kata Anies berwenang tidak membolehkan seseorang masuk ketika belum di vaksin, termasuk para karyawannya.

"Pengelola bertanggung jawab bahwa semua yang berada di premisnya,baik itu karyawan maupun tamu harus sudah tervaksin," tutur Anies di kepada wartawan, Selasa (3/8/2021).

Caranya cukup mudah, dengan melakukan pemeriksaan terhadap kepemilikan sertifikat vaksin yang dikirimkan melalui sms dari peduli lindungi.  

"Jadi, semua yang sudah vaksin akan mendapatkan sms dari pedulilindungi, akan mendapat surat bukti vaksin itu dibawa, itu ditunjukan," jelasnya.

Ia pun mengingatkan soal agar pengelola dalam hal ini tempat makan untuk melaksanakan kebijakan ini. Sebab bila tidak akan ada sanksi yang diberikan oleh aturan. 

"Jadi jangan diartikan kalau sudha vaksin dua kali lalu bebas bepergian, pengelolanya yang akan kena sanksi, jadi tidak boleh diizinkan orang yang belum vaksin itu masuk, karena berisiko," imbuhnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00