Presiden Jokowi Resmi Mutasi Gubernur Lemhanas

Ilustrasi Gubernur Lemhanas Agus Widjojo saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat dengan DPR RI. (Dok.Antara Foto)

KBRN, Jakarta: Agus Widjojo resmi melepas jabatan sebagai Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) dalam acara bertajuk Malam Pengantar Tugas Agus Widjojo di Gedung Lemhannas, Jakarta, Kamis (27/1/2022) malam.

Jabatan ini dilepasnya karena dia telah dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia dimutasi sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Republik Filipina merangkap Republik Kepulauan Marshall dan Republik Palau pada Rabu, 12 Januari 2022 di Istana Negara.

Pelaksana tugas (plt) Gubernur Lemhanas Marsdya TNI Wieko Syofyan dalam sambutannya mengatakan, Agus telah rampung memimpin Lemhanas selama lima tahun delapan bulan.

"Waktu tersebut bukan waktu singkat. Selama kepemimpinan beliau telah tiga wakil gubernur dan didamping lima sestama serta belasan deputi, dan tak terhitung pejabat struktural," kata Wieko.

Selama menjabat, Agus menurutnya telah banyak melakukan perbaikan, di antaranya adalah memberikan sederet prestasi bagi Lemhanas.

Pertama adalah laporan keuangan Lemhanas mampu mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan selama 2016-2020.

Kedua, hasil pelaksana akuntabilitas pada 2020 dari Kementerian PAN-RB Lemhanas mendapat predikat B atau baik.

Ketiga, nilai indikator kinerja pelaksanaan anggaran diberikan Kementerian Keuangan masuk dalam kategori sangat baik dengan capaian nilai 97.84 dari indeks 100.

Adapun yang keempat, survei penilaian integritas untuk Lemhanas pada 2021 diberikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan skor 88,05 atau peringkat kedua dari 57 lembaga non kementerian.

"Dari semua catatan tersebut bukan hal mudah diraih, sebaliknya bukan hal mudah juga untuk dipertahankan namun kami sadar akan terus meneruskan jejak langkah Bapak Agus," ujar Wieko.

Agus merupakan salah seorang penggagas simposium nasional Membedah Tragedi 1965, Pendekatan Kesejarahan yang diadakan pada 2016.

Acara tersebut merupakan ajang pelurusan sejarah 1965 yang pertama kali diinisiasi langsung oleh pemerintah.

Sebelum menjabat sebagai Gubernur Lemhanas, Agus sempat menjadi Perwira dalam International Commission for Control and Supervision di Vietnam tahun 1973, dan dalam Kontingen Indonesia untuk United Nations Emergency Force II di Sinai, Timur Tengah pada tahun 1975.

Sebelum pensiun pada 2003, Agus sempat mengemban tugas sebagai Kepala Staf Teritorial Panglima TNI dan sebagai Wakil Ketua MPR Fraksi TNI/Polri.

Agus juga tercatat mengantongi gelar akademik dari beberapa universitas luar negeri.

Agus Widjojo meraih gelar Master bidang Military Art and Science dari US Army Command and General Staff College, bidang Keamanan Nasional dari US National Defense University, dan bidang Administrasi Publik dari George Washington University.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar