Gereja California Diserang, Tidak Ada Korban WNI

Dokumentasi - Gereja Geneva Presbyterian terlihat setelah insiden penembakan yang mematikan, di Laguna Woods, California, Amerika Serikat, 15 Mei 2022. (Foto: Dok. ANTARA/Reuters/David Swanson/as)

KBRN, Jakarta: Kementerian Luar Negeri Indonesia memastikan tidak ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam serangan bersenjata di Gereja Geneva Presbyterian Laguna Woods, California, Amerika Serikat (AS), Minggu (15/5/2022).

Menurut Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha, laporan tidak adanya WNI yang menjadi korban dalam aksi kekerasan bersenjata di Amerika, juga merujuk pada dua kasus pada April lalu dan penembakan massal yang terjadi di Kota Buffalo, New York.

“Jadi, dari serangkaian peristiwa kekerasan bersenjata tersebut, tidak ada korban WNI,” kata Judha dalam pengarahan pers di Jakarta, Kamis (19/05/2022).

Gereja Geneva Presbyterian Laguna Woods diketahui kerap digunakan oleh komunitas Indonesia.

“Gereja ini digunakan secara bergantian oleh komunitas Taiwan dan komunitas gereja Protestan Indonesia. Tapi, pada saat kejadian, bukan giliran gereja protestan Indonesia,” terang Judha.

Serangan dilakukan oleh David Chou, pria berkewarganegaraan AS berusia 68 tahun asal Taiwan, menyebabkan satu orang meninggal dunia dan lima lainnya terluka.

David Chou telah ditahan kepolisian setempat dengan jaminan USD 1 juta.

Sheriff Orange County Donald Barnes menyebut, Chou bertindak sendiri dan bukan merupakan peserta tetap gereja.

Motivasi penyerangannya disebabkan kemarahan atas ketegangan politik antara Tiongkok dan Taiwan.

Sedangkan, seorang korban tewas diidentifikasi sebagai John Cheng, 52 tahun, seorang dokter terkemuka yang mengkhususkan diri dalam kedokteran olahraga dari Laguna Niguel.

Cheng dipuji karena menyelamatkan lusinan nyawa ketika ia menangani Chou dan mencoba melucuti senjatanya, membiarkan orang lain masuk dan membantu.

Tapi nahas, Cheng berhasil ditembak beberapa kali oleh pelaku dan meninggal di tempat kejadian.

Selanjutnya : Aksi Kekerasan

Halaman 1 dari 2

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar