M Kece Dianiaya di Penjara, Polri: Napoleon Bonaparte

Mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri, Irjen Napoleon Bonaparte (Dok. RRI/IMMANUEL CHRISTIAN)

KBRN, Jakarta: Polisi mengungkap terduga pelaku penganiaya tersangka kasus penistaan Agama Islam M Kece di Rutan Bareskrim Polri, Jakarta.

Terduga pelaku ialah terpidana penerima suap dari Djoko Tjandra, Inspektur Jenderal Napoleon Bonaparte.

“Napoleon Bonaparte,” kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi singkat saat dikonfirmasi, Sabtu (18/9/2021).

Namun, belum diketahui kejadian tersebut dilakukan oleh Napoleon seorang atau justru bersama tahanan lainnya.

Polisi kini tengah mendalami kejadian tersebut, termasuk motif dari pelaku.

“Penyidik sedang mendalami apakah dilakukan sendiri atau ada yang membantu,” ucap Andi Rian.

Sebelumnya, M Kece membuat laporan ke Bareskrim Polri bahwa dirinya dianiaya oleh sesama tahanan di dalam rutan. 

Laporan polisi (LP) itu terdaftar dalam LP bernomor LP:0510/VIII/2021/Bareskrim. 

LP itu dibuat, pada 26 Agustus 2021, atas nama Muhammad Kosman.

Polri lantas segera melakukan gelar perkara untuk menentukan tersangka penganiayaan itu.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan, pihaknya telah memeriksa tiga saksi dan mengumpulkan bukti-bukti. 

"Kasusnya adalah pelapor melaporkan bahwa dirinya telah mendapat penganiayaan dari orang yang saat ini jadi tahanan di Bareskrim Polri," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono saat jumpa pers di Mabes Polri, Jumat (17/9/2021). (DNS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00