Anggota Polri yang Melanggar Bakal Ditindak Tegas

Kabag Penum Mabes Polri, Kombes Ahmad Ramadhan (Dok. RRI/IMMANUEL CHRISTIAN)

KBRN, Jakarta: Polri akan menindak personel yang melanggar kode etik, standar operasional (SOP) dan pidana. Penindakan akan dilakukan dengan memberikan sanksi dan penegakkan secara hukum disebut paling akhir dilakukan.

"Polri tidak pernah melakukan pembiaran terhadap anggota yang melakukan pelanggaran etik," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Ahmad Ramadhan dalam konferensi pers, Kamis (21/10/2021).

Polri juga terus melakukan upaya pencegahan mendisiplinkan para anggota. Ia juga menegaskan bahwa siapapun yang melakukan pelanggaran tidak dapat mewakili institusi.

"Perbuatan yang dilakukan oleh anggota adalah oknum di luar SOP," ujarnya.

Lebih lanjut dia menerangkan, seluruh anggota sebagai pelayan masyarakat juga diwajibkan bersikap humanis. Hal itu telah tertuang dalam surat perintah kapolri.

Untuk diketahui, belakang berbagai pelanggaran oleh anggota Polri terjadi dan menuai kritik. 

Pelanggaran rersebut terdiri dari pemerkosaan oleh mantan Kapolsek Parigi Moutong terhadap salah satu anak tersangka, smackdown mahasiswa oleh salah satu anggota Polres Tangerang, serta pencurian mobil oleh anggota polisi di Bekasi.

TIdak hanya itu, muncul kembali kritik terhadap Polri berakibat pengancaman seorang warganet, penggunaan mobil patroli untuk pacaran oleh seorang anggota polisi lalu lintas, ketidakprofesionalan penanganan perkara di daerah Luwu Timur dan Medan, serta pengancaman warganet oleh akun Humas Polda Kalimantan Tengah. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00