Pemalsuan Surat IO Pelabuhan, Terduga Pelaku Ditangkap

KBRN, Jakarta: Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok telah menangkap pelaku pemalsuan Surat Izin Operasional (SIO) yang kerap menawarkan jasanya kepada operator alat berat di kawasan pelabuhan. 

Pelaku berinisia RAH (25) telah ditangkap pada, Senin (18/10/2021) lalu.

Terduga pelaku kerap kali menjual SIO palsu kepada operator alat berat di Pelabuhan Tanjung Priok.

Kanit 3 Krimsus Polres Pelabuhan Tanjung Priok Iptu Wan Deni Ramona menjelaskan, penangkapan terhadap RAH berjalan setelah polisi mendalami banyaknya kecelakaan kerja selama tahun 2021 di Pelabuhan Tanjung Priok.

"Itu mengindikasikan bahwa operator ini mungkin kurang cakap, tidak compatible dalam menjalankan operator, kemudian didukung juga informasi terkait beredarnya SIO palsu," ujar Deni saat dtemui, Jumat (22/10/2021).

Pelaku RAH sendiri menawarkan SIO palsu, khususnya untuk operator forklift, lewat akun media sosial yakni Facebook. RAH hanya bekerja seorang diri dengan peralatan seperti komputer, printer, dan alat-alat pendukung lainnya.

Saat mendapati informasi terkait peredaran SIO palsu di pelabuhan, tim langsung bergerak lewat patroli siber.

"Sasarannya kepada operator, seperti di pelabuhan, operator forklift, operator crane, dan tenaga kerja lainnya. Dia menawarkan lewat akun Facebook, menawarkan bisa membantu pembuatan dokumen ataupun SIO," jelas Deni.

Undercover buying pun dijalankan sebagai metode penangkapan RAH. Polisi membeli SIO yang dihargai Rp 200.000 yang awalnya dikirimkan dengan ojek online.

Setelah memastikan SIO khusus forklift tersebut palsu, polisi mengajak RAH bertemu untuk melakukan pembayaran. RAH akhirnya ditangkap di kawasan Bekasi, Jawa Barat, serta digiring ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok.

Pelaku dijerat pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dokumen dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00