Penimbunan Dua Ribu Liter BBM Subsidi

Ilustrasi BBM jenis solar. (Foto: Istimewa)

KBRN, Jakarta: Polisi menangkap dua penimbun bahan bakar minyak (BBM) solar subsidi bermuatan 2 ribu liter di Gampong Lamdingin, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh. 

Polisi juga turut menyita narkoba jenis sabu-sabu sebagai barang bukti.

"Selain barang bukti solar yang ditimbun, petugas juga ikut mengamankan paket kecil sabu yang diakui milik kedua tersangka yang digunakan bersama," kata Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh Kompol M Ryan Citra Yudha di Banda Aceh seperti dilansir dari laman Antara, Senin (23/5/2022).

Ryan mengatakan, penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat tentang adanya dugaan penimbunan BBM solar, dan saat digerebek sopirnya sedang memakai narkoba sabu bersama rekannya. 

"Para pelaku masih berstatus mahasiswa, yakni MJ (26) warga Kecamatan Sukamakmur Aceh Besar dan RD (30), warga asal Kecamatan Langsa Baru, Kota Langsa," ungkap dia.

"Tiba di lokasi, tepatnya di sebuah rumah indekos, polisi amankan dua pelaku yang kemudian dibawa ke Polresta Banda Aceh untuk diperiksa," ucapnya.

Ryan menjelaskan saat penggeledahan, polisi juga menemukan satu paket kecil sabu seharga Rp 200 ribu beserta alat isap (bong) dan kaca Pirex. Mereka mengakui bahwa telah menggunakan barang haram tersebut.

"Barang bukti lainnya adalah satu mobil dump truck berisi solar subsidi kurang lebih 2 ribu liter, satu mobil kabin ganda Mitsubishi Strada (double cabin) bernopol BL 8013 AG yang digunakan untuk mengumpulkan bahan bakar bersubsidi ke dalam dump truk telah dimodifikasi sebagai bak penampung minyak, serta satu unit mesin pompa sebagai penyedot," kata dia.

"Kemudian juga ada tiga unit telepon seluler serta uang tunai senilai Rp 3,5 juta lebih," lanjut Ryan.

Saat ini, kedua pelaku beserta barang bukti telah diamankan ke Mapolresta Banda Aceh.

"Untuk diproses hukum lebih lanjut," kata dia.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar