Bareskrim Limpahkan Indra Kenz ke Kejari Tangsel

Salah satu mobil mewah jenis Ferarri milik tersangka Indra Kenz ikut dikimpahkan Bareskrim Mabes Polri ke Kejari Tangsel. (Saadatuddaraen/RRI)

KBRN, Tangerang : Bareskrim Mabes Polri melimpahkan tersangka kasus investasi bodong Binomo, Indra Kesuma alias Indra Kenz kepada Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Selatan (Kejari Tangsel), Jumat (24/6/2022).

"Alhamdulillah penanganan binomo untuk tersangka adalah pelaku utama dan kemarin sudah P21, sekarang kita penyerahan tahap dua ke Kejari Tangsel," kata Subdit II Perbankan Dittipideksus Bareskrim Mabes Polri Kompol Karta kepada RRI.co.id.

Memurut Karta, pelimpahan tersangka dan barang bukti kasus investasi bodong binary option ini, merupakan pelimpahan Bareskrim dari Kejaksaan Agung ke Kejari Tangsel. 

"Karena banyak saksi dan BB (Barang Bukti, Red) di sini, sehingga dari Kejagung dilimpahkan ke Kejari Tangsel, maka tahap dua untuk tersangka Indra," jelas dia.

Karta mengaku, untuk tersangka Indra, selama proses penyidikan bertindak kooperatif. Dia memastikan barang bukti diduga dari hasil kejahatan investasi bodong yang dilakukan tersangka Indra Kenz juga telah berhasil disita polisi. 

"Selalu terbuka dan kooperatif, sehingga dalam pemeriksaan enggak ada masalah dan semua barang bukti yang ada pada tersangka sudah kita sita semua, baik diatas nama adiknya, pacarnya sudah kita sita semua, saya juga sudah lega ya, sudah tahap dua," tuturnya.

Mobil dan Barang Mewah Ikut Dilimpahkan

Lebih jauh karta mengungkapkan, selain tersangka, dua unit mobil mewah jenis Ferari warna hitam dan Tesla biru, uang miliaran rupiah dan sejumlah jam tangan mewah ikut dilimpahkan.

"Selain mobil juga uang transfer melalui rekening di penampungan Kejari Tangsel. Uang tunai Rp5,1 miliar sedangkan aset-asetnya totalnya Rp67 miliar," sebut Karta.

Dia membeberkan, untuk jam tangan mewah dan dua mobil yang dilimpahkan ke Kejari Tangsel, itu seluruhnya bernilai Rp24 miliar. "Dua mobil ini sama uang jam nilainya 24 miliar. Rumahnya saja yang kemarin di Narada (Alam Sutera, Red) nilainya Rp11 miliar," ujarnya.

Pantaua RRI.co.id, Indra Kenz saat tiba di Kejari Tangsel mengenakan kemeja putih dan langsung dibawa penyidik ke ruang tahanan Kejari Tangsel. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar