Penanganan Judi Online, Propam Diminta Awasi Kinerja Polri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta, Divisi Propam Polri turun langsung untuk mengawasi jajaran Polri dalam menangani judi online hingga kasus narkoba. Foto: Istimewa

KBRN, Jakarta: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta, Divisi Propam Polri turun langsung untuk mengawasi jajaran Polri dalam menangani judi online hingga kasus narkoba. Sigit tak segan-segan bakal menindak personel kepolisian yang terlibat kasus kejahatan.

"Propam saya minta turun, dan awasi. Saya tidak memberikan toleransi kalau masih ada kedapatan, pejabatnya terlibat judi online atau narkoba saya copot," kata Sigit dalam video yang diunggah di akun Instagramnya, dikutip Sabtu (20/8/2022).

Selain itu, Sigit juga meminta pengusutan tuntas segala bentuk perjudian. Dia menegaskan bakal mencopot kapolda hingga kapolres jika tidak bisa membereskan masalah perjudian tersebut.

"Saya tidak peduli apakah itu kapolres, apakah itu direktur, apakah itu kapolda, saya copot. Demikian juga di Mabes, tolong untuk diperhatikan, akan saya copot juga," ujar Sigit.

Sigit juga menyoroti masalah narkoba. Dia mewanti-wanti agar tidak ada personel polisi yang tersangkut kasus penyalahgunaan narkoba.

"Jangan ada yang main-main. Kalau ketahuan bermain-bermain dengan masalah narkoba, mengatur, mengedar, atau pengguna, saya copot," ucap Sigit.

Penyelundupan juga menjadi salah satu perhatian Sigit. Selain itu, Sigit meminta tidak ada lagi penyalahgunaan BBM.

"Penyalahgunaan BBM, elpiji, apalagi yang saat ini menjadi beban pemerintah, tolong tertibkan. Masalah pungli kalau ada saya tindak, ini pertaruhan kita, tinggal rekan-rekan memilih yang mana," ujar Sigit.

Sigit pun mempersilakan jajarannya yang tidak sanggup menindak berbagai kasus kejahatan itu untuk angkat tangan. Sigit menegaskan arahannya itu semata-mata untuk mengembalikan citra Polri agar dipercaya masyarakat.

"Sekali lagi saya tanya kepada rekan-rekan, yang tidak sanggup, angkat tangan. Saya minta kembalikan kepercayaan masyarakat kepada kita, kepada institusi, sesegera mungkin," ucapnya.*

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar