Datangi Mapolres, Warga Sumenep Tolak Terorisme

KBRN, Sumenep: Sejumlah warga yang mengatasnamakan Elemen Front Masyarakat Pejuang Jawa Timur, mendatangi mapolres Sumenep, menolak terorisme dan paham radikal. Hal itu dilakukan karena beberapa waktu lalu ada kasus penangkapan terduga teroris di Sumenep.

“Kita sengaja datang kesini untuk menolak  terorisme dan paham radikal,”  teriak Sanhaji, salah seorang aksi, selasa (30/11/2021).

Para pengunjuk rasa yang datang membawa mobil pik’up itu, sebelumnya berkumpul di depan Gelanggang Olah Raga A.Yani Pangligur, kemudian berjalan kaki ke depan mapolres. Sebagian ada yang membawa poster bertuliskan penolakan teroisme,  ada juga yang berorator berdiri diatas mobil.

“ Ini bagian dari menyongsong hari HAM mendatang. Oleh karena itu, kita harapkan Kapolres keluar menemui kami, karena kami ini mendukung kinerja Kapolres,” imbuhnya, disamput teriakan para pengunjuk rasa.

Tidak berselang, lama Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya, datang menemui pengunjuk rasa. Dalam sambutannya, kapolres mengucapkan terima kasih terhadap aspirasi warga, karena pada prinsipnya sudah mendukung kinerja jajaran aparat kepolisian untuk menolak terorisme dan paham radikal.

“ Sebagaimana kita ketahui terorisme dan paham radikal sangat merusak tatanan. Semoga dengan dukungan kalian semua terorisme bisa kita berantas bersama-sama,” singkatnya.

Setelah ditemui Kapolres, para pengunjuk rasa kemudian membubarkan diri dengan tertib. Sementara arus lalu lintas yang semula sempat dialihkan, kembali normal seperti sedia kala. (imr)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar