Gudang Penyimpanan Ikan di Muara Baru Terbakar

Gudang penyimpanan di kawasan Pelabuhan Muara Baru yang terbakar telah di padamkan, Senin (16/5/2022). Foto: Ryan Suryadi/RRI
Gudang penyimpanan di kawasan Pelabuhan Muara Baru yang terbakar telah berhasil dipadamkan, Senin (16/5/2022). (Foto: Ryan Suryadi/RRI)

KBRN, Jakarta: Gudang penyimpanan ikan di kawasan Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara terbakar pada Senin (16/5/2022) malam. Kebakaran tersebut berawal adanya api yang berkobar dari lantai 2 gudang dan diduga karena adanya korsleting listrik. 

Petugas Sudin Penanggulangan kebakaran dan penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara mendapat laporan informasi kebakaran tersebut sekira pukul 19.30 WIB. 

Kepala Pleton Grup A Penjaringan Sudin Penanggulangan kebakaran dan penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara, Jasman mengatakan, kebakaran ini terjadi setelah percikan api merembet ke barang-barang di dalam gudang.

"Yang terbakar adalah gudang cold storage penyimpanan ikan di Muara Baru. Diawali dari penyalaan korsleting listrik dari informasi awal yang kami terima, terjadi percikan di dalam cold storage," kata Jasman, saat ditemui di lokasi, Senin (16/5/2022) malam.

Jasman menjelaskan bahwa di dalam gudang tersebut tersimpan ikan-ikan beku yang sudah dimasukan ke dalam kardus. Ketika terjadi korsleting listrik dari lampu di lantai 2, percikannya merembet ke kardus-kardus sehingga terjadi penyalaan api.

"Itu terdiri dari tumpukan ikan beku yang dipacking kardus, percikannya kena kardus akhirnya terjadi penyalaan. Korsleting dari lampu, di lantai 2," terang Jasman.

Dalam proses pemadaman petugas Gulkarmat Jakarta Utara menyoagakan empat unit mobil pemadam kebakaran pun dikerahkan ke lokasi. Dengan total pengerahan 20 personel, api yang membakar gudang itu berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.30 WIB.

"Kendala pemadaman tidak ada, kita hanya mencoba mencari titik api sebetulnya, situasinya tidak membahayakan," tambah Jasman.

Di informasikan, dalam insiden kebakaran tersebut tidak adanya korban jiwa ataupun korban luka.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar