Calon Jemaah Haji Diimbau Waspadai Cuaca Ekstrem

Petugas PPIH melakukan simulasi pelayanan jemaah haji di Asrama Haji Pondok Gede, Sabtu (21/5/2022). (Foto: RRI/Pradipta Rahadi)

KBRN, Jakarta: Petugas Penyelenggara Ibadah Haji 1443 H (PPIH) mengimbau para calon jemaah haji untuk mengantisipasi cuaca ekstrem di tanah suci nanti. PPIH meminta para calon jemaah untuk menjaga kesehatan mereka, mulai dari menerapkan pola hidup sehat dan banyak minum air.

Hal ini disampaikan Kepala Subdit Bina Petugas Haji Direktorat Bina Haji Kementerian Agama RI Suviyanto saat ditemui di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Sabtu (21/5/2022).

"Puncak ibadah bulan Juli adalah puncak tertinggi musim panas di Saudi. Kami imbau jemaah jangan banyak aktivitas di luar (hotel), banyak minum, sehingga tidak terkuras energinya ketika di Armuzna atau Arafah, Muzdalifah, dan Mina," ujar Suviyanto.

Suviyanto juga berujar, para calon jemaah juga diminta untuk tidak banyak melakukan aktivitas di luar.

"Itu puncak panas luar biasa beratnya. Jaga kesehatan, tidak banyak keluar karena panas di luar," terangnya lebih lanjut.

Tahun 2022 ini diperkirakan Haji Akbar di Arafah 9 Dzulhijjah bertepatan dengan hari Jumat. Karenanya, banyak masyarakat di Tanah Suci yang ingin pula berhaji.

Untuk diketahui, Arafah adalah padang terbuka di sebelah timur Kota Makkah, jemaah haji akan berdiam diri sepanjang hari meski disediakan tenda. Begitu juga Muzdalifah dan Mina yang adalah berupa padang terbuka untuk jemaah bermalam, sementara di Mina untuk melakukan aktivitas  lempar jumrah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar