FOKUS: #VAKSIN COVID-19

HUT Golkar, Airlangga-Jokowi Kompak Atasi Kemiskinan

Ketua Umum (Ketum) Partai Golongan Karya (Golkar), sekaligus Menteri Koordinator Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto, saat puncak HUT ke-57 Partai Golkar di di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Sabtu, 23 Oktober 2021 malam. (Tsalisa Nur Aini/RRI)

KBRN, Jakarta: Ketua Umum (Ketum) Partai Golongan Karya (Golkar), Airlangga Hartarto, mengatakan, penanganan kesehatan menjadi modal bagi pemulihan ekonomi nasional.

“Penanganan kesehatan menjadi modal bagi pemulihan ekonomi nasional. Semakin terkendalinya penanganan kesehatan akan mempercepat program pemulihan ekonomi nasional,” kata Airlangga saat membuka acara Puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Golkar di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, seperti dikutip RRI.co.id, Sabtu (23/10/2021). 

Airlangga yang juga sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI ini juga menyebutkan, program pemulihan atau recovery ekonomi ini dilakukan dengan berbagai kebijakan yang dapat mendorong ekonomi untuk bergerak kembali, baik sektor industri, maupun bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

“Dalam rangka membangkitkan dan memulihkan ekonomi untuk bergerak kembali, baik sektor industri, pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), termasuk menjaga daya beli masyarakat dengan berbagai program perlindungan sosial,” paparnya.

Airlangga juga mengatakan, pada kuartal kedua tahun 2021, pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 7,07% , yang merupakan pertumbuhan tertinggi selama 16 tahun terakhir.

BACA JUGA: HUT ke-57 Golkar, Yellow Clinic Turut Diresmikan

“Angka ini sesuai dengan target yang diberikan oleh Bapak Presiden Joko Widodo, dan merupakan kerja bersama seluruh komponen bangsa kita,” ujarnya. 

Sementara Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, mengatakan, pemerintah akan terus melakukan berbagai akselerasi dalam pemulihan ekonomi dan memberantas kemiskinan. 

“Kita harus melakukan akselerasi dalam pemulihan ekonomi dengan meningkatkan kembali pendapatan rakyat. Kita harus memperbesar kelompok kelas menengah kita sehingga dapat mengurangi ketimpangan ekonomi secara signifikan,” kata Jokowi.

Presiden juga menerangkan, pemulihan ekonomi dan memberantas kemiskinan akan dilakukan Indonesia, sebagai negara yang diberikan kepercayaan memimpin Presidensi G-20 yang akan secara resmi diserahkan pada akhir Oktober 2021.

“Kita harus bersama-sama mengatasi kemiskinan termasuk kemiskinan ekstrem dengan terus mendorong berbagai kebijakan penciptaaan lapangan kerja, dan menciptakan iklim ekonomi yang kondusif dan produktif bagi pelaku usaha, serta peningkatan pendapatan masyarakat,” tuturnya.

Kepala Negara berharap, warga Indonesia mampu menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia dapat cepat tumbuh dan bangkit dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Selain itu, pembangunan ekonomi Indonesia harus bersifat inklusif, yang tujuannya mengurangi tingkat kemiskinan dan ketimpangan pendapatan dengan melakukan kebijakan yang berpihak serta semakin tertata.

Seperti diberitakan sebelumnya, peringatan HUT ke-57 Golkar diikuti beberapa peresmian gedung, antara lain Masjid Ainul Hikmah, yang dirancang arsitek terkenal Keluarga Silaban, yang juga dikenal sebagai perancang bangunan Masjid Istiqlal, Jakarta.

Selanjutnya, turut diresmikan Graha Akbar Tandjung, sebuah tempat pertemuan besar, yang dilengkapi galeri sejarah jejak langkah Partai Golkar.

Kemudian, Yellow Clinic, yang telah memberikan vaksin terhadap hampir 1 juta orang (termasuk lansia dan anak di bawah usia 12 tahun).

Tak hanya itu, juga diresmikan Golkar Institute, yang menjadi satu-satunya kampus di Indonesia yang didirikan oleh Partai Politik.

Turut hadir, para kader yang juga duduk di Kabinet Indonesia Maju, seperti Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amali, Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafidz, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, serta sesepuh Golkar, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Rencananya, acara puncak akan dilanjutkan Minggu (24/10/2021), dengan semarak Maulid Nabi Muhammad SAW. (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00