Berawal Penyelidikan Narkoba, Polisi Sergap Pelaku Curanmor

Kepolisian menunjukkan barang bukti sepeda motor curian / Tengah menyelidiki kasus penyalahgunaan narkotika, Polres Metro Tangerang Kota malah berjibaku dengan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Jalan Sunan Giri, terowongan Tol RT. 004/001, Kelurahan Pondok Bahar, Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang, Banten. Kapolres Metro Tangerang Kota, Komisaris Besar Polisi Komaruddin, mengatakan, pengungkapan Curanmor ini terjadi pada Selasa (25/1/2022) pukul 22.30 WIB di wilayah Cipondoh. (Saaadatuddaraen/RRI)

KBRN, Tangerang: Tengah menyelidiki kasus penyalahgunaan narkotika, Polres Metro Tangerang Kota malah berjibaku dengan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Jalan Sunan Giri, terowongan Tol RT. 004/001, Kelurahan Pondok Bahar, Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang, Banten. 

Kapolres Metro Tangerang Kota, Komisaris Besar Polisi Komaruddin mengatakan, pengungkapan Curanmor ini terjadi pada Selasa (25/1/2022) pukul 22.30 WIB di wilayah Cipondoh. 

"Dimana kronologi kejadian, anggota Sat Res Narkoba mendapatkan informasi dari masyarakat terkait dengan akan adanya transaksi narkoba di wilayah Cipondoh," ungkapnya kepada RRI.co.id di Tangerang, Rabu (26/1/2022). 

Saat petugas melakukan pemantauan, sambung Komaruddin, terdapat tiga orang mencurigakan menggunakan dua buah sepeda motor.

"Satu motor berboncean, satu sendirian. Ketiganya gerak-gerik sangat mencurigakan," ucap Kapolres. 

Ternyata, lanjutnya, mereka melakukan pencurian kendaraan bermotor di salah satu klinik Jalan Irigasi RT 06/03, Kelurahan Cipondoh Indah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. 

"Setelah dilakukan upaya pengejaran sampai ke wilayah Ciledug, kurang lebih dua kilo meter dari TKP, dan pada saat diminta menghentikan kendaraan, pelaku mencoba untuk melukai petugas dengan cara menabrak petugas di lapangan. Lantas petugas ambil tindakan tegas dan terukur kepada pelaku," papar Komaruddin. 

Alhasil, kata Komaruddin, pelaku berinisial JND (30), beralamat Kabupaten Lampung Timur berhasil dilumpuhkan dan dibawa ke rumah sakit, namun tak berapa lama setelah sampai di rumah sakit, pelaku dinyatakan meninggal dunia. 

"Untuk itu, kita masih melakukan pengembangan terkait kedua pelaku lainnya yang melarikan diri. Identitas masih kita kantongi dan kini kita lakukan pengejaran," pungkasnya. 

Dia mengaku, dari TKP polisi mengamankan baran bukti tiga unit motor yang ditinggalkan pelaku.

Dua milik pelaku, satu lainnya hasil curian. 

"Barang bukti lainnya yakni, satu buah sweater warna abu-abu kehitaman bertuliskan Vesva, satu pasang sepatu warna hitam, satu buah tas pinggang, satu buah Kunci Leter T, 10 buah anak kunci leter T, sebilah pisau, dua buah dompet, satu unit handphone dan helm," ungkapnya.

Selanjutnya, masih menurut Komaruddin, polisi langsung melakukan penyekatan untuk menangkap dua pelaku yang kabur tersebut.

Ternyata, di daerah Kecamatan Benda, didapati satu buah mobil Avanza warna abu-abu yang di dalamnya berisi tiga unit sepeda motor. 

"Saat ini polisi tengah mendalami pengendara Avanza berikut tiga unit sepeda motor yang diduga hasil curanmor," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar