Kontrak Habis, Masa Bakti Shevchenko di Ukraina Berakhir

KBRN, Jakarta: Usai membawa Ukraina tampil mengesankan di Euro 2020, selesai sudah masa bakti Andriy Shevchenko sebagai pelatih Ukraina. Kontrak pria berusia 44 tahun tersebut resmi berakhir pada hari Senin (1/8/21).

Melalui akun Instagram pribadinya (1/8/21), Shevchenko mengucapkan salam perpisahan kepada seluruh pihak dan jajaran Timnas Ukraina. Dirinya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemain dan elemen yang pernah berjuang bersamanya di Timnas Ukraina.

"Hari ini, kontrak saya dengan Asosiasi Sepak Bola Ukraina berakhir. Saya menghabiskan lima tahun bersama tim nasional. Itu adalah kerja keras yang membuktikan bahwa kami mampu memainkan sepakbola modern. Saya bersyukur…" tulis Shevchenko, di akun Instagram miliknya (1/8/21).

"Saya berterima kasih kepada presiden dan komite eksekutif UAF atas kesempatan untuk bekerja dengan tim nasional Ukraina."

“Saya berterima kasih kepada setiap pemain, setiap orang yang membantu dan terlibat dalam tim. Terima kasih banyak kepada semua penggemar atas dukungan dan kritiknya."

"Bersama-sama, kami berhasil menunjukkan bahwa sepakbola kami bisa kompetitif, produktif, dan menarik. Dengan keyakinan di Ukraina."

Shevchenko merupakan pelatih pertama yang membawa Ukraina menembus babak delapan Euro.

Pemain legendaris AC Milan itu pertama kali bergabung di Timnas Ukraina sebagai asisten pelatih pada pertengahan Februari 2016. Beberapa bulan kemudian, ia diberi kepercayaan untuk menukangi tim nasional negara tersebut.

Perjalanan karier Shevchenko, sebagai juru formasi Ukraina tidak berjalan mulus. Ia sempat gagal membawa anak asuhnya untuk tampil di Piala Dunia 2018.

Kegagalan tersebut tak membuat Shevchenko, patah semangat. Legenda AC Milan itu berusaha keras untuk memperbaiki segala kekurangan yang ada di timnya.

Akhirnya, Shevchenko mampu mengatarkan Ukraina berlaga di Euro 2020, yang baru digelar tahun ini akibat pandemi virus corona. Langkah Zhovto-Blakytni terhenti pada babak delapan besar usai dikalahkan Inggris 4-0.

Meski tersingkir pada perempat-final Euro 2020, Shevchenko mencatatkan sejarah untuk Ukraina. Ia menjadi nakhoda pertama yang membawa negara tersebut melaju ke babak delapan besar.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00